Kamis, 17 September 2009 10:47 WIB News Share :

Penjagaan RS Polri Sukanto diperketat

Jakarta–Penjagaan di RS Polri Sukanto Kramatjati, Jakarta Timur, diperketat menyusul penggerebekan sebuah rumah yang diduga ditempati teroris di Solo, Jawa Tengah. Police line sudah terpasang di depan pintu kamar jenazah RS yang kerap mengidentifikasi jenazah teroris ini.

Dari pantauan, Kamis (17/9) pukul 10.25 WIB, police yang dipasang cukup luas, berdiameter 15 meter. Para pengunjung dan wartawan yang berada di lokasi dilarang mendekat.

Sementara itu, sekitar 20 petugas kepolisian dari Polres Jakarta Timur sudah disiagakan di lokasi. 2 Mobil milik tim Indonesia Automatic Finger Print Identifications (Inafis) pun sudah terparkir di lokasi.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari Polri mengenai jumlah korban dalam penggerebekan di rumah di kampung Kepuh Sari, RT 03/11, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…