Rabu, 16 September 2009 15:57 WIB Info Mudik,News Share :

Stasiun Senen bak lautan manusia

Jakarta–4 Hari jelang lebaran, Stasiun Senen, Jakarta Pusat, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan warga Jakarta yang hendak mudik ke Jawa Tengah dan Jawa Timur duduk kepanasan di seluruh lantai stasiun.

“Mau mudik ke Madiun, pakai KA Bangunkarta,” ujara warga Jelambar, Jakarta Barat, Nini,46, Rabu, (15/9).

Guna mensiasati desak-desakan beli tiket, dia telah memesan jauh-jauh hari sebelum puasa. Namun demkian, kereta yang rencananya berangkat pukul 15.00 WIB, telah dia tunggui sejak pukul 12.00 WIB.

“Namanya juga KA Ekonomi, nggak ada tempat duduk. Ya, harus cepet-cepatan datang,” ujar Nini yang pulang bersama suaminya.

Malang bagi yang belum beli tiket jauh-jauh hari. Suwardi,32, harus mengantri tiket di loket sejak fajar menyingsing. Beserta ratusan pemudik  lainnya, dia ahirnya mendapat tiket Matarmaja dengan tujuan Malang.

“Nggak sempet pesan, namanya juga kuli bangunan,” ujarnya yang mudik bersama 3 temannya.

Guna menghibur pemudik, stasiun KA terus menggelar live music dangdut di hall stasiun. Tidak sedikit yang berjoget, tidak sedikit yang hanya dukuk kelelahaan serta beberapa lainnya tidur.

“Namanya juga mudik, ya, seperti ini,” kesan Harto,32, yang hendak mudik ke Blitar.

Sisa

Sementara itu, Stasiun Kereta Api (KA) Gambir masih belum dipadati pemudik. Lonjakan pemudik diprediksi akan terjadi pada 18-19 September 2009. Bahkan untuk pemberangkatan Rabu ini masih sisa 181 kursi. 

“Hari ini relatif belum ramai. Kemungkinan pemudik akan ramai tanggal 18-19 September,” kata Kepala Stasiun Gambir A Sudharta kepada detikcom, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta.

Pantauan di Stasiun Gambir, untuk keberangkatan KA jarak jauh seperti ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, belum dipadati pemudik. Sedangkan keberangkatan jarak pendek mulai terlihat pemudik meski tidak begitu banyak.

Sudharta mengatakan, untuk keberangkatan KA Argolawu lebaran tanggal 16 tujuan Jakarta-Solo masih tersisa 181 kursi. Keberangkatan mulai pukul 21.00 WIB.

Untuk tanggal 17 September, untuk KA Argo Dwipangga jurusan Jakarta-Solo masih tersisa 20 kursi. Sedangkan Argo Muria (Jakarta-Semarang) masih tersisa 46 kursi.

“Untuk tanggal 18 dan 19 September semuanya sudah habis terjual,” ujarnya.

Untuk KA jurusan jarak pendek, lanjut Sudharta, seperti KA Jakarta-Cirebon dan Jakarta-Bandung masih banyak kursi yang tersisa untuk tanggal 16-17 September.

Menurut Sidharta, ada sejumlah calon penumpang yang menukar tiketnya sehubungan prediksi Idul Fitri jatuh pada 20 September bukan 21 September seperti yang tertera di kalender. 

“Tidak banyak. Hanya sekitar 15 orang. Sepertinya juga tidak terlalu terganggu. Karena lebaran itukan walaupun jatuhnya hari Minggu. Tapi tiket mereka pulang kan Jumat dan Sabtu. Itu sebelum hari raya,” jelasnya.

Namun meski begitu, kalau memang tiket KA masih ada untuk keberangkatan tanggal 20 September, maka PTKA tetap akan menyediakannya. “Kalau memang sudah tidak ada, ya tidak bisa,” tuturnya.
dtc/tya

lowongan kerja
lowongan kerja Tenaga Pengajar Untuk Pria Muslim, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menjaga Kemerdekaan Pers Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (10/7/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO–Pekan lalu, di sela-sela menghadiri seminar internasional mengenai Media Self Regulating, beberapa…