Rabu, 16 September 2009 11:32 WIB Ekonomi Share :

PPA gelontorkan Rp 450 miliar sehatkan 3 BUMN

Jakarta–PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) telah menggelontorkan dana Rp 450 miliar untuk menyehatkan BUMN di tahun 2009, dari total dana sekitar Rp 1 triliun yang diberikan pemerintah.

Dana tersebut dialokasikan untuk menyehatkan tiga BUMN bermasalah yakni Merpati Nusantara Rp 300 miliar, Industri Sandang Nasional (ISN) Rp 25 miliar, dan PT Kertas Kraft Aceh (KAA) Rp 125 miliar. Sisa dana dari Rp 1 triliun, rencananya untuk menyehatkan PT PAL dan Waskita Karya.

“Rencananya akan ada lagi untuk PAL Rp 450 miliar dan Waskita Rp 475 miliar,” ujar Direktur Utama PPA Boyke Mukijat di kantornya Selasa (15/9) malam.

Jumlah bantuan dari pemerintah, menurut Boyke menurun jika dibandingkan tahun 2008. Pada tahun 2008, total bantuan mencapai Rp 1,5 triliun.

Dalam daftar, masih banyak BUMN sakit yang belum dikelola asetnya oleh PPA. Mereka yang menunggu antrean adalah PT Djakarta Lloyd, Perum Produksi Film Negara (PFN), PT Survei Udara Penas, PT Pragja Paramitra, dan PT Industri Gelas.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….