Rabu, 16 September 2009 14:33 WIB Hukum Share :

Polisi temukan 9 selongsong peluru di TKP perampokan Magelang

Semarang–Selain memeriksa saksi, untuk mengungkap kasus perampokan sadis yang menewaskan tiga orang di Magelang, Jateng, polisi juga menelisik TKP. Hasilnya, mereka menemukan 9 selongsong peluru.

“Semua peluru pelaku. Di dalam dan sekitar mobil (korban),” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo sebelum meninggalkan Mapolda, Jl. Pahlawan Semarang, Rabu (16/9).

Dari hasil identifikasi terhadap selongsongnya dapat dipastikan ukuran peluru, yakni kaliber 5,56 mm. Senjata yang digunakan, senjata laras panjang.

Alex tak mau menduga siapa orang atau instansi yang kemungkinan biasa menggunakan senjata dan peluru jenis itu. Sebab siapa saja bisa melakukannya.

Untuk mengungkap kasus itu, Polda Jateng terus berkoordinasi dengan Polda DIY. Selain karena masalah geografis, salah korban tewas adalah anggota Brimob Polda DIY.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…