Rabu, 16 September 2009 17:35 WIB Boyolali Share :

Penyelesaian proyek tol, P2T Boyolali kirim surat ke PU

Boyolali (Espos)–Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kabupaten Boyolali belum lama ini mengirimkan surat kepada Menteri Pekerjaan Umum. Tujuannya agar pemerintah segera mengucurkan dana tambahan untuk pembebasan lahan proyek Tol Solo-Ngawi yang mulai tersendak karena ketiadaan anggaran.

P2T mengajukan dana tambahan senilai Rp 35 miliar kepada pemerintah sejak beberapa waktu lalu, namun hingga pekan ini belum ada kepastian soal pencairannya.

“Kami memang sudah mengirimkan surat ke Menteri PU agar dana yang kami mohonkan bisa segera diturunkan,” ungkap Wakil Ketua P2T, Joko Triwiyatno, kepada wartawan baru-baru ini.

Dengan kondisi saat ini target awal pembebasan lahan untuk tol rampung pada  2009, menurut Joko, sangat sulit terealisasi.  Target realistis, pembebasan lahan rampung tahun 2010 dengan catatan ketersediaan dana mencukupi.

Sebagaimana diketahui, hingga Agustus kemarin pembebasan lahan baru mencapai 11 persen dari total 70 hektare lahan (12,4 km) yang harus dibebaskan. Total dana yang dibutuhkan, dari perhitungan kasar, sekitar Rp 650-an miliar.
Tol Solo-Ngawi ini rencananya melintasi 10 desa di dua kecamatan di Boyolali yakni Kecamatan Ngemplak dan Kecamatan Banyudono.

kha

LOKER SOLO
Siapa Mau Kerja di Dealer ASTRA, Cek Syaratnya di Sini, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Darmanto Jatman Bercerita Jawa

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (15/01/2018). Esai ini karya Bandung Mawardi, seorang kritikus sastra. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Rumah dalam pemahaman peradaban Jawa adalah ruang hidup untuk menjadikan manusia ada dan berada. Pemahaman itu menunjukkan konstruksi…