Rabu, 16 September 2009 12:04 WIB News Share :

FPDIP tolak pengesahan RUU Rahasia Negara

Jakarta–FPDIP mengikuti arus besar yang menginginkan RUU Rahasia Negara tidak disahkan pekan ini. Fraksi kedua terbesar di DPR ini menilai RUU itu perlu diperbaiki di sana-sini.

“FPDIP meminta RUU Rahasia Negara tidak disahkan,” ungkap Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo, Rabu (16/9).

Tjahjo berharap DPR mau meluangkan waktu lagi untuk menerima masukan masyarakat. Hal ini penting mengingat banyaknya keluhan terhadap RUU Rahasia Negara.

“Perlu menerima masukan semua pihak elemen masyarakat yang peduli. Jangan tergesa-gesa,” kata Tjahjo.

Tjahjo menyebutkan kelemahan RUU Rahasia Negara seperti pada titik tertentu definisi dalam RUU ini masih terlalu luas.

“Beberapa isu krusial yang masih belum disetujui PDIP dalam RUU Rahasia Negara antara lain definisi yang terlalu luas, pihak-pihak yang terkena aturan RUU Rahasia Negara terlalu luas, dan lembaga pembuat Rahasia Negara yang dianggap terlalu luas,” beber Tjahjo.

Selain itu Tjahjo menilai pidana bagi pelanggaran RUU Rahasia Negara yang mencapai miliaran adalah terlalu berat dan di luar kemampuan.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT.SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…