Selasa, 15 September 2009 17:02 WIB Klaten Share :

Tagih kompensasi galian C, MPK kecewa

Klaten (Espos)–Belasan warga Kemalang yang menamakan diri sebagai masyarakat Pemantau Kemalang (MPK) kembali menagih dana kompensasi atas penambangan galian C yang dijanjikan Pemkab Klaten, Selasa (15/9). Namun, dalam upaya penagihan tersebut MPK gagal bertemu dengan Bupati Klaten Sunarna maupun pejabat terkait lainnya.

MPK pun mengungkapkan kekecewaannya atas hal tersebut. “Jelas saja kami kecewa,” aku Ketua MPK, Sarwono kepada wartawan di kompleks Gedung B Setda Pemkab setempat.

Upaya penagihan tersebut berawal dari janji Pemkab setempat yang bakal memberikan kompensasi atas penambangan galian C di Kemalang kepada perwakilan dari 13 desa yang tergabung dalam MPK. Pada pertemuan beberapa waktu lalu, Pemkab Klaten menjanjikan dana Rp 360 juta untuk Kemalang sebagai wujud kompensasi atas penambangan galian C itu.

“Tetapi hingga saat ini belum ada realisasinya. Kami sudah melakukan pertemuan dengan Bappeda (Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah-red) berkali-kali, baik secara formal maupun informal. Tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan. Makanya kami ingin bertemu bupati membahas hal ini,” ujar Sarwono.

Kepala Bappeda Klaten, Bambang Sigit Sinugroho mengatakan saat ini pihaknya tengah merumuskan petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) soal pencairan dana itu. Alokasi dana telah tersedia senilai Rp 360 juta dalam APBD Klaten. Mengenai mekanismenya, pihaknya telah membentuk tim perumus yang melibatkan camat setempat. “Kami juga harus memastikan penggunaan uang itu, karena tidak bisa digunakan sembarangan,” tandasnya.
haa

Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menggali Keluhuran Ajaran Leluhur

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Senin (14/8/2017). Esai ini karya Al. Waryono, guru di SMKN 2 Klaten yang merupakan alumnus Pascasarjana Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung. Alamat e-mail penulis adalah al.waryono62@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Orang Barat (Eropa) berusaha menaklukkan alam dengan kepandaian…