Selasa, 15 September 2009 15:50 WIB Info Mudik,Boyolali Share :

Arus puncak mudik melalui Bandara Adi Soemarmo diperkirakan H-2

Boyolali (Espos)–Arus mudik Lebaran 2009 yang menggunakan jasa penerbangan di Bandara Adi Soemarmo Solo, belum menunjukkan kenaikan signifikan. Kenaikan diperkirakan baru terjadi pada H-3 hingga H-2.

Kenaikan arus mudik Lebaran yang menggunakan jasa penerbangan tahun ini diperkirakan naik 14-22 persen, dibanding Lebaran tahun sebelumnya. Kenaikan jumlah penumpang pesawat berpotensi terjadi dibanding tahun sebelumnya, karena minat masyarakat menggunakan transportasi udara juga mengalami peningkatan.

“Potensi kenaikan jumlah penumpang pada Lebaran tahun ini diprediksi 14-22 persen,” ucap petugas pengelola data di Posko Lebaran PT Angkasa Pura I, Widada Agung, Selasa (15/9).

Berdasarkan data Posko Lebaran PT Angkasa Pura I pada pukul 10.00 WIB, pada H-6 Lebaran jumlah penumpang domestik tiba di Bandara Adi Soemarmo mencapai 154. Mereka diangkut satu pesawat. Sedangkan penumpang internasional sebanyak 303 yang diangkut dua pesawat.
Sementara pada H-7 Senin (14/9), penumpang domestik tiba mencapai 1.012 yang diangkut delapan pesawat. Sedangkan kedatangan penumpang internasional sebanyak 181 dengan menumpang satu pesawat.

Menurut Widada, arus kedatangan penumpang pada H-7 Lebaran 2009 mengalami kenaikan, jika dibanding periode sama pada H-7 Lebaran 2008. Pada musim mudik Lebaran 2008 jumlah penumpang domestik mencapai 644 dengan menumpang tujuh pesawat.

Sementara jumlah kedatangan penumpang internasional pada Lebaran 2008 H-7 sama seperti tahun ini, yakni 181 penumpang diangkut satu pesawat.

Sementara itu, pantauan di Terminal Kedatangan TKI, ratusan TKI dari luar negeri tiba di Bandara Adi Soemarmo diangkut pesawat Silk Air dan Air Asia.  Di area parkir, mulai pagi hari sanak kerabat penjemput mulai memadati area Bandara.
dwa

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…