Senin, 14 September 2009 20:42 WIB Wonogiri Share :

Pertamina tambah pasokan gas 20%

Wonogiri (Espos)–Pertamina menambah intensitas pendistribusian tabung gas ke Kota Gaplek yakni 20% dari total konversi yakni 350.000 tabung. Selain itu, tim satuan petugas diterjunkan guna memantau harga.

Konversi yang telah selesai beberapa waktu lalu, sejumlah 350.000 tabung digelontorkan ke 25 Kecamatan Wonogiri. Menurut Gas Serve LPG Rayon II PT Pertamina, Arieke M Taufan, Pertamina menjamin pasokan gas maupun pendistribusian gas selama Ramadan dan Lebaran aman. Dia mengatakan, untuk mengantisipasi melonjaknya kebutuhan masyarakat akan tabung gas pihaknya menambah 20% tabung.

“Saya pastikan untuk wilayah Wonogiri distribusi tabung gas maupun pendistribusiannya akan aman,” jelas dia ketika dihubungi Espos, Senin (14/9).

Dia mengkhawatirkan, jika pasokan tidak dilebihkan maka akan terjadi kenaikan harga mengingat kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Lebaran. Menurutnya, untuk mengawasi kebutuhan tabung gas di daerah, pihaknya telah membentuk tim satuan petugas. Dia menambahkan, di Wonogiri ada lima satuan petugas, sehingga jika pasokan gas di daerah kurang maka dapat langsung dilaporkan dan dikirim barang.

“Sudah ada tim lebaran yang bertugas mengawasi kebutuhan dan kestabilan harga,” papar dia. Lebih lanjut dia mengatakan, harga isi ulang tabung gas yakni Rp 13.500 hingga Rp 14.000. Menurutnya,dengan pasokan tabung yang lebih dari kebutuhan maka kecil kemungkinan akan terjadi kenaikan harga di tingkat bawah.

“Harga tabung gas selama Lebaran akan kami pantau,” jelasnya.

das

lowongan kerja
lowongan kerja PT SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Etika dan Hukum di Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (9/6/2017), Agus Riewanto, pengajar Fakultas Hukum UNS Solopos.com, SOLO–Baru saja kita melihat fenomena tindakan persekusi, yakni tindakan pemburuan secara sewenang-wenang terhadap seseorang atau sejumlah warga kemudian disakiti atau diintimidasi dan dianiaya karena mengekspresikan…