Minggu, 13 September 2009 18:37 WIB Sragen Share :

Salurkan zakat, masyarakat diimbau libatkan pihak keamanan

Sragen (Espos)–Aparat kepolisian menghimbau kepada para dermawan yang akan menyalurkan infaq, zakat dan sodaqoh harus melibatkan aparat keamanan.

Selain itu penyaluran diimbau juga sebisa mungkin melalui badan resmi yang telah ada. Hal ini dilakukan guna meminimalisasi kemungkinan terjadinya kericuhan saat pelaksanaan pembagian tersebut. Kapolres Sragen AKBP Drs Jawari SH ditemui wartawan di Mapolres setempat, Sabtu (12/9) menuturkan melihat berbagai pengalaman kejadian tragis saat pembagian zakat, infaq maupun sodaqoh yang berujung hingga jatuhnya korban jiwa, penyalurannya diimbau sebaiknya dilakukan melalui badan resmi yang ada.

“Bahkan kami siap untuk dilibatkan untuk pengamanan pembagian zakat. Jangan sampai pembagian zakat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.

Meski hanya bisa sekedar mengingatkan atau mengimbau untuk tidak membagikan zakat secara langsung, Kapolres mengatakan pihaknya menganggap langkah ini merupakan bentuk untuk meminimalisasi terjadinya kejadian yang tidak diinginkan seperti jatuhnya korban jiwa. Kalaupun akhirnya warga tetap ingin membagikan zakat secara langsung kepada fakir miskin, jelas kapolres, polisi juga tidak akan melarang karena itu adalah hak warga sendiri.

Namun, sebisa mungkin sebelum dilakukan pembagian zakat, warga diharapkan berkoordinasi dengan aparat kepolisian lebih dulu untuk membicarakan teknis cara pembagian yang aman.
isw

lowongan kerja
lowongan kerja AKADEMI TEKNOLOGI WARGA SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…