Minggu, 13 September 2009 16:40 WIB Info Mudik,Klaten Share :

Pemudik diimbau lebih waspada

Klaten (Espos)–Sejumlah pemudik dari beberapa daerah sudah mulai melintas di Jalan Raya Yogya-Solo, Minggu (13/9). Kapolres Klaten AKBP Tri Warno Atmojo melalui Kapolsek Delanggu, AKP Sunarto menuturkan, pemudik memang sudah terlihat melalui Jalan Yogya-Solo tapi belum signifikan.

“Sudah ada beberapa orang yang mudik tapi belum banyak dan signifikan. Kebanyakan orang mudik ketika sudah mendekati Lebaran,” kata Sunarto saat ditemui Espos, di Pos Pam 02 Karang di depan Sub Terminal Delanggu, Minggu.

Menurut Sunarto, pengalihan jalur transportasi yang melewati Jalan Lingkar Barat Delanggu kemungkinan baru akan dilaksanakan setelah Lebaran atau saat arus balik. Dia menilai jika mudik banyak orang yang pulang di waktu yang berbeda. Sedangkan ketika balik, ucapnya, sebagian besar masyarakat memilih waktu yang cenderung bersamaan.

Sunarto yang juga Kepala Pos Pam 02 Karang mengatakan, Pos Pam sudah mulai beroperasi sejak Minggu (13/9) pukul 00.00 WIB. Dia menyampaikan untuk penjagaan Pos Pam terbagi atas tiga shift dan masing-masing shift ada tujuh personel.

Di sekitar Pos Pam itu, tampak beberapa spanduk yang berisi imbauan untuk mewaspadai pembiusan dan pemudik diajak beristirahat sejenak jika merasa lelah. Sunarto mengimbau kepada pemudik untuk lebih hati-hati dan waspada. Dia meminta masyarakat tidak mudah menerima makanan dan minuman dari orang yang tidak dikenal guna menghindari upaya pembiusan.

“Saat turun di terminal atau stasiun, pemudik supaya lebih hati-hati menjaga barang-barang bawaan. Jangan mudah percaya kepada orang yang belum dikenal. Misalnya ada orang yang sama-sama mengaku dari satu kampung yaitu Wonogiri kemudian dengan mudah mau diberi makanan atau minuman,” jelasnya.

nad

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Defisit, Utang, dan Pertumbuhan

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (13/7/2017). Esai ini karya Muhammad Husein Heikal, peneliti di Economic Action (EconAct) Indonesia. Alamat e-mail penulis adalah huseinheikal@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Defisit anggaran diperlebar, utang luar negeri ditambah, maka pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak. Begitulah yang bisa…