Minggu, 13 September 2009 17:32 WIB Sukoharjo Share :

Pasokan air bagi petani dari Dam Colo mulai digilir

Sukoharjo (Espos)–Pasokan air bagi ribuan petani yang mendapat aliran Dam Colo Timur mulai digilir. Pasalnya, debit air yang disalurkan dari dam yang berada di kawasan Nguter tersebut mulai berkurang, menyusul volume air Waduk Gajahmungkur yang semakin menipis.

Ketua Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Colo Timur, Sarjanto saat ditemui Espos di Polokarto, Minggu (13/9), mengungkapkan, pasokan air bagi lahan pertanian yang berada di Kabupaten Sragen digilir agar semuanya keduman. Sementara untuk daerah lain, penggelontoran air masih sesuai jadwal yang disepakati bersama meskipun tak sampai ujung.

Dia menerangkan, saluran induk Colo Timur mengalir sepanjang 65 kilometer mulai Sukoharjo, Karanganyar, Sragen dan Ngawi. Sedangkan lahan pertanian yang dialiri sekitar 20.000 hektare dengan total petani lebih dari 100.000 orang. “Sekarang ini masih bisa dipaksakan mengalir sampai ke Mantingan, Ngawi. Tapi kemungkinan pekan depan ada perubahan jadwal,” jelasnya.

Dijelaskan Sarjanto, kendati penutupan Dam Colo Timur selama sebulan penuh baru dimulai 1 Oktober mendatang, namun debit air yang dipasok sudah mulai berkurang. Apalagi, kondisi cuaca yang akhir-akhir ini sangat panas mempercepat penguapan air sehingga berpengaruh pada suplai air ke lahan persawahan petani. 
rei

LOWONGAN KERJA
DR. NORMA AESTHETIC CLINIC, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Lebaran dan Wartawan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (23/6/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Ilmu Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Lebaran tinggal menghitung jam. Semua sibuk menyambut. Tak terkecuali barisan juru…