Minggu, 13 September 2009 20:17 WIB Hukum Share :

Dibuat ajang judi, tempat permainan billiar digerebek

Solo (Espos)–Sebuah tempat permainan biliar di Karangasem RT 02/RW I Karangasem, Laweyan yang digunakan untuk tempat berjudi digerebek aparat Poltabes Solo, Sabtu (12/9) malam. Sedikitnya 18 orang ditangkap dari rumah milik Ismu Rusdiyanto, 43, tersebut.

Sebanyak empat orang yang ditangkap merupakan oknum anggota TNI, yaitu tiga oknum anggota TNI AD yang berinisial Wr, Sr dan St serta satu oknum anggota TNI AU yang berinisial Wd. Sedangkan 14 orang lainnya adalah Novia, 20; Umar, 37; Riyanto, 47; Ismu, 43; Ngadimin, 50; Usman, 45; Yudho, 51; Sunarto, 55; Pujo Sukmono, 24; Andang, 48 dan Dandung, 29; Samingan, 32; Sarono, 46 dan Koko Ariyanto, 36.

Penggerebekan tersebut dilakukan anggota Dalmas Poltabes Solo sekitar pukul 23.00 WIB. Dua truk Dalmas langsung mengepung lokasi perjudian setelah mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya perjudian di tempat tersebut. Aparat kepolisian dengan cepat menggerebek lokasi tersebut sehingga para pelaku tidak bisa kabur.

Di tempat tersebut, selain untuk permainan biliar, di dalamnya juga ada perjudian dadu. Paling tidak, terdapat enam meja biliar di tempat itu. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari tempat tersebut yaitu uang tunai Rp 3.812.000, uang palsu (Upal) pecahan Rp 100.000 sebanyak satu lembar, dua set kartu remi, tiga bathok dan dua buah paitho.

Diketahui, pemilik rumah menyediakan tempat tersebut untuk berjudi dan mendapatkan upah sekitar Rp 200.000/hari. Mereka yang terlibat perjudian rata-rata memasang Rp 5.000 hingga Rp 100.000.

Mereka langsung digelandang ke Mapoltabes Solo untuk menjalani pemeriksaan. Dari pantauan Espos di Mapoltabes Solo, Minggu dini hari, mereka menjalani pemeriksaan di Satresktrim Poltabes Solo.
dni

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…