Sabtu, 12 September 2009 20:01 WIB Internasional Share :

Pemimpin revolusi Kuba meninggal

Havana–Salah satu pemimpin Revolusi Kuba yang juga wakil presiden Juan Almeidan tutup usia. Ia meninggal karena gagal jantung pada usia 82 tahun.

Demikian disampaikan media pemerintah setempat seperti dilansir Reuters, Sabtu (12/9).

Di hari-hari awal revolusi, Almeida berada di belakang Fidel dan Raul Castro. Ia juga merupakan satu-satunya komandan kulit hitam dalam revolusi Kuba.

Fidel Castro meraih kekuasaan setelah pemberontakan yang berhasil mendongkel diktator Fulgencio Batista pada 1 Januari 1959. Fidel memerintah sampai Raul Castro, adiknya, menggantikannya sebagai presiden tahun lalu.

Karier politik Almeida terbilang cukup baik, ia sudah berada di posisi puncak saat pemerintahan revolusioner baru berdiri. Sampai hari kematiannya, ia menjabat satu dari beberapa wakil presiden di Dewan Negara dibawah Raul Castro. Ia juga seorang anggota biro politik dari Partai Komunis yang berkuasa.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…