Sabtu, 12 September 2009 18:40 WIB Info Mudik,Klaten Share :

Mudik 2009, tim fokus Jl Solo-Yogyakarta

Klaten (Espos)–Tim gabungan pengamanan terpadu arus mudik dan balik Lebaran 2009 di Kabupaten Klaten memfokuskan pengawasan di Jl Solo-Yogyakarta mulai dari Desa Tegalgondo, Wonosari hingga Prambanan, Klaten.

Alasannya, jalur tersebut paling rawan terhadap kecelakaan dan terjadinya macet kendaraan bermotor. Berdasar inventarisasi tim, terdapat empat titik rawan macet dan tiga titik rawan kecelakaan di Jl Solo-Yogyakarta.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten, Jaka Sawaldi saat dihubungi Espos, Sabtu (12/9) mengatakan, persiapan menyambut kedatangan arus mudik Lebaran tahun ini terus dilakukan.

“Kami terus lakukan pemasangan rambu-rambu baru di beberapa titik rawan kecelakaan dan rawan macet. Selain itu pemasangan rambu-rambu petunjuk jalur alternatif. Jumlah rambu untuk jalur alternatif sebanyak 152 buah dan rambu untuk jalur permanen 90 buah. Pemasangan rambu-rambu ini kami targetkan rampung Senin (14/9),” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Klaten untuk penambaha penerangan jalan.

kur

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…