Sabtu, 12 September 2009 11:55 WIB News Share :

DPR berharap kinerja BPK lebih baik

Jakarta–Komisi XI DPR berharap kinerja anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang baru terpilih ke depan bisa independen dan lebih baik.

Wakil Ketua Komisi XI DPR, Walman Siahaan, di Jakarta, Sabtu (12/9), mengatakan, anggota BPK yang baru terpilih adalah orang-orang yang terbaik berdasarkan hasil fit and propert test atau uji kepatutan dan kelayakan yang diselenggarakan Komisi XI selama empat hari pada 7-10 September.

“Dari hasil pemilihan, anggota BPK terpilih menunjukkan tidak ada kompromi antar-fraksi di DPR,” kata Walman Siahaan yang membantah sinyalemen adanya kompromi antar-fraksi di DPR untuk menempatkan anggota dan mantan anggota DPR menjadi anggota BPK.

Ditegaskannya, dari tujuh nama anggota BPK terpilih hanya satu nama yang berasal dari DPR, yakni Rizal Djalil, anggota Komisi XI DPR dari fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN).

Selebihnya, kata dia, adalah orang-orang profesional yang memiliki pengalaman dan kemampuan melakukan pemeriksanaan keuangan.

Sedangkan anggota Komisi XI dari F-PAN, Dradjat Wibowo mengatakan, anggota BPK terpilih dipilih secara murni oleh Komisi XI dan bukan hasil kompromi antar-fraksi di DPR.

Ia meminta pers untuk tidak berprasangka buruk terhadap Komisi XI DPR yang melakukan uji kepatutan dan kelayakan serta memilih tujuh orang tujuh anggota BPK.

Ketujuh orang anggota BPK terpilih adalah, Hasan Bisri (anggota BPK) meraih 44 suara, Hadi Purnomo (mantan Dirjen Pajak Departemen Keuangan) meraih 43 suara, Gunawan Sidauruk (Ketua Perwakilan BPK Jawa Barat) memperoleh 32 suara, Rizal Djalil (anggota Komisi XI DPR dari F-PAN) meraih 32 suara.

Kemudian, Moermahadi Soerja Djanegara (auditor PT Dahana) mendapatkan 30 suara, Taufiequrrahman Ruki (mantan Ketua KPK/Komisaris Utama PT Krakatau Steel) memperolehan 27 suara, serta Dharma Bhakti (Sekretaris Jenderal BPK) mendapatkan 26 suara.

Menurut Walman, ketujuh anggota BPK tersebut dipilih oleh seluruh anggota Komisi XI sebanyak 53 orang dengan cara voting tertutup. Setiap anggota komisi memilih maksimal tujuh nama dari 47 calon anggota BPK yang telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan

Hasil pilihan anggota Komisi XI, katanya, kemudian direkapitulasi dan calon anggota BPK yang memperoleh suara terbanyak pertama hingga ketujuh ditetapkan sebagai anggota BPK.

Ditambahkannya, tujuh nama anggota BPK terpilih akan segara dilaporkan pada rapat paripurna DPR, Selasa (15/9) untuk disahkan pimpinan DPR.

Ketujuh nama anggota BPK terpilih, katanya, akan segera disampaikan pimpinan DPR kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera diangkat dan dilantik sebagai anggota BPK periode 2009-2014.

Pelantikan anggota BPK diperkirakan pada 16 Oktober, sebelum pelantikan presiden pada 20 Oktober 2009.

ant/fid

lowongan kerja
lowongan kerja HORIZON, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

senin 5 juni

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Tokoh Zaman yang Langka

Gagasan ini dimuat Harian Solopos Kamis (8/6/2017), ditulis A. Windarto, peneliti di Lembaga Studi Realino Sanata Dharma Yogyakarta. Solopos.com, SOLO–Esai Albertus Rusputranto P.A. berjudul Bung Karno, Lenso, Cha-Cha (Solopos, 2/6/2017) memperlihatkan betapa legendarisnya Presiden pertama Republik Indonesia itu. Pasukan pengawal…