Sabtu, 12 September 2009 13:07 WIB Info Mudik Share :

Dishub mulai tertibkan pasar tumpah

Indramayu–Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mulai menertibkan pasar tumpah yang berada di jalur pantai utara terutama sehingga tidak menghambat pemudik Lebaran 2009.

“Pasar tumpah di jalur Jatibarang, Karangampel, Patrol, Eretan mulai hari ini ditertibkan supaya tidak menghambat pemudik yang melewati jalur tersebut,” kata kepala Dishub Indramayu Drs Umar Budi Karyadi kepada wartawan di Indramayu, Sabtu (12/9).

Ia mengatakan, di pasar Karangampel semua tukang becak yang parkir tidak beraturan juga sopir angkutan umum menurunkan penumpang di depan pasar, akan diberikan peringatan mulai hari ini juga  menindak secara tegas sehingga di jalur tidak terjadi hambatan pemudik.

“Sedangkan di pasar Patrol terjadi penumpukan angkutan umum, mereka kami perintahkan supaya tidak parkir di jalan pemudik, namun masuk ke lokasi yang sudah disediakan,” katanya.

Ia menambahkan, di pasar Eretan pedagang yang menggunakan badan jalan, kami perintahkan kosongkan tempat sementara di jalur tersebut, sehingga pemudik terhindar dari kemacetan, Dishub akan menerjunkan delapan petugas di pasar Eretan hingga mudik selesai.

“Di titik rawan kemacetan pihak kami akan menyiagakan petugas terhitung dari sekarang, jumlah mereka sembilan hingga sepuluh petugas dari Dishub, juga nanti akan ada tambahan dari pihak Satpol PP juga kepolisian,” katanya.

Ia menjelaskan,jalur mudik tahun 2009 sudah siap dipergunakan, pasar tumpah yang ada di daerah Indramayu mudah-mudahan bisa diatasi sehingga pemudik tidak terhambat, untuk pasar tertentu kemacetannya masih wajar.

“Persiapan layanan mudik tahun 2009 akan maksimal sehingga pengalaman tahun 2008 bisa di jadikan gambaran kekurangan dan kelebihan dari Dishub, kami juga mengimbau kepada pemudik supaya hati-hati di perjalanan, ingat keluarga anda menunggu di rumah,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…