Jumat, 11 September 2009 16:22 WIB Klaten Share :

Warga Klaten kecam Malaysia

Klaten (Espos)–Meski isu anti Malaysia mulai pudar, namun, rasa nasionalisme masyarakat Klaten tetap berkibar. Pada Jumat (11/9), sekelompok warga yang tergabung dalam Komando Penegak Keadilan menggelar demo anti Malaysia di kompleks Pemkab Klaten.

Aksi demo yang digelar sekitar pukul 09.00 WIB itu dilakukan dengan damai. Aksi demo dilakukan karena kelompok tersebut merasa prihatin atas berbagai isu mencuat terkait ulah Malaysia.

Aksi klaim atas Tari Pendet, hingga sengketa kepulauan membuat masyarakat meradang. Oleh karenanya, aksi demo tersebut digelar. Para demonstran juga mengaku prihatin dengan nasib para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia.

Koordinator Komando Penegak Keadilan, Supriyadi menegaskan hubungan antara Indonesia dan Malaysia semestinya didasari atas rasa hormat.

“Termasuk menghormati warga Indonesia yang bekerja di Malaysia,” tegasnya.

Terlebih bila melihat kontribusi pembangunan para TKI di Malaysia. Mereka menuntut agar para TKI dihormati, dan tidak disiksa ataupun dikejar-kejar. Oleh karenanya para demonstran menuntut pemerintah untuk lebih tegas terhadap Malaysia. Mereka juga menuntut agar pemerintah memberikan perlindungan yang memadai bagi para TKI di Malaysia.

Supriyadi berharap, aspirasi mereka bisa disampaikan ke pemerintah pusat melalui Pemkab setempat.

haa

Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menjaga Etika, Menjaga Eksistensi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (14/8/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO — Pada Sabtu-Senin (5-7/8/2017) lalu saya menghadiri pertemuan majelis etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) se-Indonesia di Jakarta. Sejak organisasi…