Jumat, 11 September 2009 17:26 WIB Karanganyar Share :

Samakan visi misi pengajaran, Depag kumpulkan pendakwah

Karanganyar (Espos)–Tidak kurang dari 437 pendakwah di Karanganyar, Sabtu (12/9) dikumpulkan di Pendapa Rumah Dinas Bupati untuk menyatukan visi dan misi pengajaran agamanya.

Hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan teroris, khususnya di wilayah setempat. Apalagi, masih ada stigma yang berkembang tentang adanya ulama yang menjadi bagian dari jaringan teroris.

“Rencananya Sabtu, kami akan mengumpulkan 437 pendakwah yang tersebar di Karanganyar. Kami akan menyamakan visi dan misi tentang ceramah yang akan dilakukan,” kata Kepala Kantor Departemen Agama (Depag) Karanganyar, Juhdi Amin, kepada wartawan, Jumat (11/9).

Diakui Juhdi, langkah tersebut merupakan respons atas tindakan polisi yang mengawasi dakwah. Kendati kemudian telah diklarifikasi pemantauan yang dilakukan bukan bentuk tudingan kaum ulama sebagai jaringan teroris, namun Juhdi mengaku penyamaan visi dan misi dakwah ini harus tetap dilakukan.

“Memang sudah diklarifikasi, namun sampai sekarang tetap saja dai dan ustadz terus disorot,” kata dia.

Lewat kegiatan tersebut, Juhdi berharap para dai dan ustadz di Karanganyar memiliki bekal yang benar dalam memberi ceramah, yakni yang berguna dan mencerahkan umat.

“Bagaimana dakwah yang diberikan itu dapat memberi rasa damai, bisa mencerahkan dan meningkatkan iman dan tanggungjawab umat,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Juhdi juga berharap para pendakwah tidak lagi bersikap eksklusif. Pengajaran yang dimiliki diharapkan tidak lagi dibagikan kepada kalangan terbatas. Selain hal baik harus dibagikan kepada semua orang, hal ini juga perlu dilakukan agar semua pihak dapat melakukan pengawasan.

dsp

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…