Jumat, 11 September 2009 17:08 WIB Karanganyar Share :

Pemkab gelontorkan 20 ton gula murah

Karanganyar (Espos)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelontorkan sebanyak 20 ton gula pasir dengan harga murah, khusus bagi warga masyarakat miskin di wilayah setempat.

Gula pasir itu didatangkan dari Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, dengan perincian, 10 ton merupakan jatah yang diberikan Gubernur Jateng untuk operasi pasar (OP) dan 10 ton sisanya atas permintaan Bupati, untuk kegiatan pasar murah. Kepala Disperindagkop Karanganyar, Sundoro, saat ditemui di kantornya, Jumat (11/9), menyatakan pihaknya bertugas menyalurkan jatah dari Gubernur sebanyak 10 ton. Sedianya gula pasir itu dialokasikan untuk empat titik penyaluran, namun atas kebijakan Bupati Rina diperluas hingga 10 kecamatan.

“Pertimbangannya, untuk mempermudah capaian penduduk yang berpenghasilan rendah. Biar kami yang mendekatkan gula murah itu ke masyarakat. Dengan pembagian ke 10 kecamatan, tentunya sasarannya juga lebih merata. Masyarakat setempat juga tidak kesulitan mencapai lokasi, yang mudah dijangkau transportasi umum,” kata dia.

OP gula pasir itu sudah diawali di Kecamatan Jatipuro dan Jatiyoso, Jumat. Tiap satu kecamatan dijatah sebanyak 1 ton gula. Tiap satu kg gula dijual seharga Rp 7.000. Sementara, harga jual gula tertinggi di pasaran saat ini mencapai Rp 9.600/kg.

Terpisah, Kabag Perekonomian Pemkab Karanganyar, Suwarno, menyebutkan kegiatan pasar murah bakal digelar di delapan kecamatan dari 17 kecamatan yang ada. Lokasinya memang digilir setiap tahun, menyesuaikan dana yang ada. Karena tahun lalu sudah digelar di sembilan kecamatan, maka tahun ini giliran kecamatan yang lain.

Kedelapan kecamatan itu adalah Matesih (Desa Plosorejo), Karangpandan (Desa Dayu), Mojogedang (Desa Sewurejo), Tasikmadu (Desa Wonolopo), Ngargoyoso (Desa Ngargoyoso), Jaten (Desa Sroyo), Jumantono (Desa Genengan), dan Jumapolo (Desa Kwangsan).

dsp

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…