Jumat, 11 September 2009 17:03 WIB Sragen Share :

Kuota Jamkesmas tahun 2010 capai 178.671 jiwa

Sragen (Espos)–Kuota Jamkesmas di Sragen sepanjang tahun 2010 nanti dipastikan mencapai 178.671 jiwa. Dari data tersebut, sekitar 1.329 jiwa akan mendapatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan bupati.

Demikian ditegaskan Kepala Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD), Sarwaka saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (10/9). Rencana dikeluarkannya SKTM terkait dengan perbedaan data yang dirilis Badan Pusat Statistik
(BPS) Sragen dengan BPMD sepanjang tahun 2008. Di satu sisi, BPS melansir data miskin di Bumi Sukowati mencapai 178.671 jiwa.

Sedangkan, BPMD mencatat terdapat kurang lebih 180.000 jiwa.

“Perbedaan ini sudah dibahas di tingkat Pemkab. Dan sudah disepakati akan ada dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) guna menyelesaikan persoalan yang ada,” ujarnya.

Dia mengatakan, adanya perbedaan data jumlah jiwa miskin di Sragen dianggap hal yang wajar. Hal itu disebabkan kondisi seseorang untuk menjadi miskin dianggap sangat dinamus. Di mana, dapat diakibatkan adanya faktor bencana, sakit, dan musibah lainnya.

“Orang bisa dikatakan miskin itu kan banyak variabelnya. Lalu, kalau saat ini orang bias dikatakan mampu, belum tentu di masa mendatang yang bersangkutan tetap mampu. Bisa saja, karena sakit atau terkena bencana menjadi miskin. Begitu juga sebaliknya,” ujar dia.

pso

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…