Kamis, 10 September 2009 15:10 WIB Karanganyar Share :

Tersangka meninggal, pengusutan kasus LUEP jalan terus

Karanganyar (Espos)–Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar memastikan pengusutan kasus dugaan penyelewengan dana LUEP Karanganyar tahun 2008 tetap berlanjut, kendati tersangka Arsyad Solechan meninggal dunia, Kamis (10/9).

Arsyad meninggal dunia Kamis dinihari di kediamannya di Perum RC Ngringo, Jaten, Karanganyar, setelah sakit beberapa waktu lamanya.

Dia ditemukan keluarganya dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar mandi, sekitar pukul 03.00 WIB, selang satu jam dari waktu dia masuk ke kamar mandi.

“Kami memang sudah mendengar kabar meninggalnya Arsyad, yang hingga kini masih dalam tahap pemeriksaan oleh Kejari terkait kasus LUEP. Kalau sudah meninggal, ya mau bagaimana lagi. Dengan sendirinya, pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dihentikan. Namun demikian, bukan berarti kasus ini akan berhenti di sini. Sesuai perintah Kejakti, pengusutan kasus LUEP harus jalan terus,” kata Kepala Kejari (Kajari) Karanganyar, Damianus Sri Yatin, saat ditemui Espos di kantornya, Kamis.

Ditegaskannya, Kejari tetap berkomitmen untuk melanjutkan pengusutan kasus LUEP hingga tuntas. Apalagi, Arsyad hanya memainkan peran sebagai koordinator lapangan penyaluran dana LUEP itu.
Selain Arsyad, kata dia, masih ada sejumlah pihak yang terkait, seperti penanggung jawab LUEP serta orang-orang yang masuk dalam daftar pengguna dana LUEP tersebut.

“Selama ini kami memang menyisir pelan-pelan, dengan mengorek keterangan dari Arsyad. Meskipun, arah pembicaraannya kadang melantur ke mana-mana. Dengan meninggalnya Arsyad ini, justru langkah kami nanti bisa kian tegas. Kami bisa langsung membidik orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus ini. Daftarnya sudah ada,” tegasnya, didampingi Kasi Intel Kejari Eko Kuntadi.

Pemkab Karanganyar sendiri memang berkewajiban untuk mengembalikan dana LUEP kucuran dari Pemprov Jateng itu. Sebab, dana itu merupakan dana pinjaman yang terus digulirkan setiap tahunnya.

dsp

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Lebaran dan Wartawan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (23/6/2017). Esai ini karya Heri Priyatmoko, dosen Ilmu Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah heripri_puspari@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Lebaran tinggal menghitung jam. Semua sibuk menyambut. Tak terkecuali barisan juru…