Kamis, 10 September 2009 14:27 WIB News Share :

Dibawakan Nasrudin Alquran, Rhani akui skandalnya dengan Antasari

 Jakarta–Rhani Juliani membeberkan semua yang terjadi saat berdua dengan Antasari di kamar 803 Hotel Gran Mahakam kepada suami sirinya, Nasrudin Zulkarnaen. Rhani tidak berdaya untuk berbohong karena Nasrudin membawakannya Alquran.

“Setelah kejadian, keesokan harinya Pak Nasrudin datang ke rumah dan menanyakan kepada saya sambil membawa Alquran. Jadi saya menceritakan apa yang terjadi pada saat di dalam kamar bersama Pak Antasari,” kata Rhani saat diperiksa polisi pada 10 Juni 2009 seperti dituturkan seorang sumber, Kamis (10/9).

Saat berada di kamar 803 Hotel Gran Mahakam, menurut Rhani seperti dituturkan sumber, Antasari yang saat itu menjabat sebagai Ketua KPK meminta Rhani memijitnya karena capek. Antasari juga mencium Rhani dan minta ‘macam-macam’. Selama berlangsung adegan panas itu, handphone Rhani masih online dengan Nasrudin.

Nasrudin yang sebelumnya sudah janjian akan bertemu Antasari di kamar yang sama kemudian marah-marah saat Rhani keluar dari kamar Antasari. Nasrudin menampar Rhani dan mengancam Antasari akan membeberkan skandalnya dengan istri sirinya itu ke pers.

Pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir, menilai ada upaya pembunuhan karakter terhadap kliennya terkait tersebarnya pengakuan Rhani dalam pemeriksaan. Ari juga mengatakan Antasari tidak pernah meminta Rhani ‘macam-macam’. “Ini betul-betul ada upaya dari pihak tertentu melakukan character assasination (pembunuhan karakter) terhadap pihak kami,” ujar Ari.
dtc/tya

lowonga kerja
lowongan kerja penerbit duta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…