Kamis, 10 September 2009 20:10 WIB Wonogiri Share :

Curi pisang, warga Giritirto tewas di Bengawan Solo

Wonogiri (Espos)–Nasib sial menimpa warga Cubluk, Giritirto, Wonogiri. Bermaksud melarikan diri setelah tepergok mencuri pisang, Endro Prasetyo, 42, justru tewas kalap di Sungai Bengawan Solo.

Informasi yang dihimpun Espos, Kamis (10/9), jenazah korban dimakamkan Rabu malam. Korban ditemukan oleh Marmin, warga Sukorejo, Giritirto, Wonogiri sekitar pukul 15.30 WIB dan dievakuasi sekitar pukul 17.00 WIB.

“Korban ditemukan saksi sudah mengapung di Dungpanas, Sungai Bengawan Solo,” ujar Joko.

Atas temuan mayat itu, polisi meminta dilakukan autopsi. Sementara teman korban, Eko, menyatakan di bagian kepala korban terdapat luka. Diduga sebelum tercebur, korban dikeroyok oleh warga.

Sementara, informasi yang dihimpun Espos menyebutkan korban, Selasa malam, bersama rekannya, Endro beraksi di daerah Petir, Pokoh Kidul. Dalam aksi itu, sebanyak 16 tandan pisang telah dipotong.
Sebanyak 10 tandan telah disiapkan di pinggir jalan kampung, dan sisanya enam tandan masih di dalam tegalan.

“Yang dua bisa melarikan diri, namun korban yang merasa tidak bisa berenang nekat menceburkan diri ke sungai,” ujar Joko.

tus

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…