Kamis, 10 September 2009 14:03 WIB News Share :

31 Hakim dilaporkan ke MA, termasuk 6 Hakim Agung

Jakarta–Indonesian Coruption Watch (ICW) melaporkan orang 31 hakim kontroversial ke Mahkamah Agung (MA). Mereka memvonis terdakwa kasus korupsi dengan hukuman di bawah satu tahun penjara dan dengan masa percobaan.

6 Orang yang dilaporkan di antaranya adalah hakim agung, yaitu Djoko Sarwoko, Iskandar Kamil, M Baharudin Qaundy, Parman Soeparman, Soedarno dan Imam Haryadi.

Dalam perkara korupsi dana APBD Semarang yang melibatkan mantan Ketua DPRD Mardijo, Majelis kasasi yang terdiri dari Djoko Sarwoko, Iskandar Kamil, M Baharudin Qaundy pada 21 Januari 2008 putusannya menguatkan vonis percobaan PN Semarang.

Sementara itu majelis kasasi MA yang terdiri dari Parman Soeparman, Soedarno dan Imam Haryadi memvonis lebih rendah 3 terdakwa korupsi dana operasional DPRD Kalimantan Timur periode 1999-2004 dibanding putusan PN Samarinda dan PT Kaltim.

Menurut Peneliti Hukum ICW, Febri Diansyah, dalam UU Tipikor khususnya pasal 2 dan pasal 3 secara tegas menyebutkan mengenai batas minimum hukuman (1-2 tahun penjara) bagi terdakwa yang terbukti bersalah.

“Kalau kemudian divonis dibawah 1 tahun itu bukan terobosan hukum,” tegasnya.

Laporan 31 hakim bermasalah ada di 3 daerah, Jakarta, Jawa Tengah dan Kalimantan Timur terhitung dari tahun 2008-2009. ICW juga melaporkan ke-31 hakim ini ke Komisi Yudisial
dtc/tya

lowongan kerja
lowongan kerja PT. WATUKALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Menjaga Kemerdekaan Pers Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (10/7/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO–Pekan lalu, di sela-sela menghadiri seminar internasional mengenai Media Self Regulating, beberapa…