Rabu, 9 September 2009 19:25 WIB News Share :

SBY akan terima penobatan Bapak Pariwisata

Denpasar–Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan Organisasi Pemandu Wisata se-Dunia (World Federation of Toris Gaide Association-WFTGA), mempunyai gagasan untuk menobatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai tokoh atau Bapak Pariwisata Indonesia.

“Memajukan pariwisata Indonesia ke depan sangat tergantung dari kesunguhan dan keseriusan Kepala Negara dan pembantunya dalam menggarap sektor pariwisata,” kata Dr Jro Gede Karang T Suarshana MBA, pengamat dan praktisi pariwisata, di Denpasar, Rabu (9/9).

Ketika mengadakan pertemuan dengan pengurus DPP HPI Bali, Ketua DPP HPI sekaligus Exsecutive Board World Federation of Toris Gaide Association, Drs I Nyoman Kandia, menyatakan bahwa pihaknya juga sepakat untuk menobatkan SBY sebagai Bapak Pariwisata Indonesia.

“Gagasan untuk menobatkan Presiden SBY sebagai salah seorang tokoh atau Bapak Pariwisata Indonesia, segera akan dimatangkan, sehingga pada saatnya nanti dapat direalisasikan,” kata Jro Karang.

Dikatakan, Presiden SBY dalam kesehariannya selama ini dinilai sangat santun, sopan, tenang dan cerdas, sesuai dengan pesona pariwisata Indonesia.

Kelebihan yang dimiliki Presiden SBY itu hendaknya bisa dijadikan ikon pariwisata Indonesia, dengan harapan kunjungan wisatawan mancanegara ke Nusantara menjadi semakin banyak, ucapnya.

Nyoman Kandia yang memimpin organisasi “guide” se-dunia dari Bali, mengakui bahwa komponen pariwisata di Indonesia selama ini belum pernah memberikan penghargaan khusus kepada SBY.

Padahal, kata dia, Presiden SBY sangat berjasa dalam memajukan pariwisata Indonesia, khususnya Pulau Dewata.

“Melalui penghargaan menjadi salah seorang tokoh atau Bapak Pariwisata Indonesia, kami harapkan Bapak Presiden SBY dalam lima tahun ke depan lebih memajukan sektor pariwisata,” kata Nyoman Kandia.

ant/fid

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…