Rabu, 9 September 2009 15:11 WIB Boyolali Share :

Prakas akui bunuh dua korbannya karena hutang

Boyolali (Espos)–Pemeriksaan saksi-saksi dalam sidang kasus pembunuhan berantai dengan terdakwa Prakas Agung Nugroho, 28, berakhir Rabu (9/9) di Pengadilan Negeri Boyolali. Sidang selanjutnya beragendakan pembacaan tuntutan pada 29 September mendatang.

Sidang sedianya hanya beragendakan pemeriksaan dua saksi a de charge (meringankan) yang dihadirkan kuasa hukum terdakwa. Mereka adalah Erni Wijayanti, wanita yang dinikahi terdakwa secara siri dan Arifin, kakak kandung terdakwa.

Setelah pemeriksaan terhadap keduanya selesai, ketua majelis hakim Titik Tejaningsih langsung memerintahkan untuk dilanjutkan pada pemeriksaan terdakwa.

Dalam keterangannya, terdakwa mengakui membunuh kedua korbannya, Dwi Suparno,22, dan Gilang Setiawan, 15. Keduanya dibunuh di tempat terpisah dan selang waktu kejadian antarkeduanya sekitar 10 tahun.

Terdakwa mengaku, niat membunuh Gilang yang masih ada pertalian suadara dengannya, muncul begitu ia menerima telepon dan SMS yang isinya menagih hutang terdakwa. Saat itu, Selasa, 19 Mei 2009, terdakwa bersama korban gilang berada di rumah kontrakan terdakwa setelah membeli minuman keras, rokok dan roti.

“Saya berniat untuk memiliki motor Gilang (begitu menerima telepon dan SMS),” ujarnya dengan suara pelan.

Seperti keterangan yang beredar sebelumnya, terdakwa membunuh Gilang dengan cara memukulkan pacul di bagian belakang kepala saat korban teridur. Sesaat sebelumnya korban meminum minuman keras yang telah dicampur racun ikan oleh terdakwa.

Begitu pula saat ia membunuh korban Dwi Suparno pada tahun 1999. Modus operandinya hampir sama. Hanya saja terdakwa mengaku sebelum membunuh dirinya dipukul oleh korban yang menagih hutang.

kha

lowongan kerja, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Kasus Klaten Mengingat Pejabat Pengingkar Amanat

Gagasan Solopos ini telah terbit di HU Solopos Edisi Rabu (4/1/2017). Buah gagasan Muhammad Milkhan, pengurus cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Klaten yang beralamat email di milkopolo@rocketmail.com. Solopos.com, SOLO — Predikat laknat memang pantas disematkan kepada para pejabat yang mengingkari amanat. Para pejabat…