Rabu, 9 September 2009 17:33 WIB Boyolali Share :

Pemkab siapkan 28 lumbung pangan antisipasi paceklik

Boyolali (Espos)–Sebanyak 28 lumbung pangan telah disiapkan oleh Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali untuk mengantisipasi datangnya musim paceklik. Lumbung-lumbung tersebut ditempatkan di sejumlah kecamatan utamanya di kecamatan rawan pangan.

Menurut Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Boyolali, Sri Wiyono, terdapat lima kecamatan yang berpotensi rawan kekurangan bahan makanan utamanya beras. Kelima kecamatan tersebut yakni Juwangi, Wonosegoro, Andong, Klego dan Selo.

“Keberadaan lumbung pangan itu diharapkan mampu menyediakan kebutuhan makanan selama musim paceklik,” ungkap dia di Boyolali, Rabu (9/9).

Ia mengatakan lumbung-lumbung pangan tersebut sudah beroperasi dan dikelola secara mandiri oleh kelompok tani setempat sejak beberapa waktu lalu. Kantor Ketahanan Pangan (KKP) dalam pengelolaan lumbung pangan ini, menurut Sri, sebagai fasilitator. Sementara lumbung pangan ini dipandang sebagai lembaga binaan.

Sri  menambahkan, pada awal pendirian lumbung pangan Pemkab Boyolali melalui KKP memberikan bantuan berupa gabah kering giling sebanyak 4.500 kg sebagai cadangan. Bantuan tersebut kemudian dikelola oleh masing-masing kelompok tan setempat melalui mekanisme yang telah disepakati.

Pengelolaan lumbung tersebut dengan sistem pinjam meminjam. Warga yang meminjam bahan pangan, utamanya beras, akan mengembalikannya pada musim panen berikutnya. Dicontohkannya, jika warga meminjam sebanya 10 kg beras maka pada musim panen berikutnya warga tersebut mengembalikan beras sebanyak 12 kg, hampir menyerupai mekanisme pinjaman di lembaga keuangan. Dengan demikian, persediaan bahan pangan dari musim ke musim semakin bertambah.

Pemkab menilai positif keberadaan lumbung pangan tersebut karena mampu mengatasi persoalan rawan pangan secara efektif. Rencananya, menurut Sri, pada APBD 2010  dianggarkan dana untuk membuat tambahan lumbung pangan sebanyak dua unit. Belum dipastikan akan ditempatkan dimana dua unit lumbung tambahan tersebut.

kha

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…