Rabu, 9 September 2009 16:07 WIB Klaten Share :

Insyaf, maling HP menyerahkan diri ke polisi

Klaten  (Espos)–Seorang pelaku tindak pidana pencurian asal Desa Kranggan, Polanharjo, Klaten, Joko Sutaryo, menyerahkan diri kepada petugas Polsek setempat, pada Minggu (6/9) lalu.

Kepada polisi Joko mengaku telah dua kali mencuri barang berharga milik tetangganya bernama Agus Sulistyantoro, warga Dukuh Kahuman RT 2/RW I Desa Kranggan, Polanharjo. Berdasar keterangan yang dihimpun Espos di Mapolsek Polanharjo, Rabu (9/9) diketahui, aksi pencurian kali pertama Joko di rumah Agus terjadi tahun 2006. Saat itu Joko berhasil membawa kabur perhiasan emas berupa gelang seberat 30 kilogram dan uang Rp 60.000 yang merupakan infak dari jemaah mesjid.
Aksi paling anyar Joko dilakukan Senin (31/8) lalu sekitar pukul 19.45 WIB, lagi-lagi di rumah Agus. Seperti aksi sebelumnya, kali ini Joko tidak menemui hambatan dalam menjalankan aksinya. Sebanyak dua buah <I>handphone<I> merk Nokia 1600 dan uang Rp 100.000 milik korban langsung diembatnya. Saat kejadian, korban Agus sedang salat tarawih berjamaah di mesjid kampung, sedangkan isterinya, Linawati Evi Hapsari tidur di rumah lantaran sedang sakit. Linawati tidur di kamar bersama dua anaknya yang masih kecil.

Valentinus menguraikan, sebelumnya tersangka Joko diantar keluarganya ke Mapolsek Polanharjo untuk menyerahkan diri. Joko menyerahkan diri ke polisi dipicu kondisi kejiwaannya yang kurang stabil lantaran saat dalam pelarian ke luar kota mengalami kecelakaan parah dan sempat menjalani opname di rumah sakit (RS).

kur

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…