Selasa, 8 September 2009 10:58 WIB News Share :

Wabah rabies kembali merebak di Bali

Denpasar–Wabah rabies di Bali kembali merebak setelah sempat mereda beberapa waktu lalu. Wabah kini terjangkit di Kabupaten Tabanan, Bali setelah dua orang dinyatakan meninggal akibat terjangkit rabies.

Korban yang meninggal akibat terjangkit rabies adalah Ni Kadek Dewi Kartika Sari, warga Desa Buahan, Tabanan. Dia meninggal setelah sempat mendapat perawatan selama tiga hari di RSUP Sanglah Denpasar pada 6 September 2009. Korban lainnya Wayan Diadnya, warga Desa Buahan, Tabanan, pada 22 Agustus 2009. Sejak wabah rabies merebak di Bali, tercatat sebanyak delapan orang meninggal.

Para korban meninggal setelah sebelumnya digigit anjing. Korban yang meninggal umumnya karena telah mendapatkan penanganan berupa vaksin anti rabies.
“Secara klinis, korban mengalami gejala penyakit rabies,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bali Nyoman Sutedja di kantornya, jalan Melati, Denpasar, Selasa (8/9).

Untuk memastikan kematian korban, petugas memeriksa sampel darah maupun cairan otak di Laboratorium Biomolekuler Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar serta mengirim ke laboratorium Departemen Kesehatan di Jakarta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban mengalami gejala rabies yang paliatik, yaitu tampak galak dan mengalami kelumpuhan pada kedua tungkainya.

Meninggalnya dua warga, Tabanan dinyatakan status KLB (kejadian luar biasa) rabies. Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Bali Ida Bagus Alit bakal memberikan vaksin anti rabies secara berkelanjutan bagi warga maupun hewan.

Petugas juga melakukan eliminasi anjing liar yang berada dalam radius sepuluh kilometer dari daerah terjangkit. Hingga kini, sebanyak 36 ekor anjing dimusnahkan di Tabanan. Pemusnahan anjing liar di seluruh Bali telah mencapai 9.436 ekor.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…