Selasa, 8 September 2009 13:04 WIB Info Mudik,News Share :

Pemudik sepeda motor sekitar 3,9 juta

Jakarta–Polda Metro Jaya memperkirakan jumlah pemudik asal Jakarta yang memakai sepeda motor sebanyak 3,9 orang pada masa Lebaran 2009.

Pusat Informasi dan Komunikasi Polda Metro Jaya, Selasa (8/9) menyebutkan,  kendati jumlah sepeda motor yang akan keluar Jakarta hampir empat juta, Polri siap memberikan pengawalan.

Untuk memudahkan pengawalan, Polda Metro Jaya meminta agar para pengguna sepeda motor mudik secara berkelompok dan berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Hingga kini, Polda Metro Jaya sudah menerima permohonan pengawalan sekitar 15 ribu pemudik bersepeda motor.

Sebagian besar pemudik yang telah berkoordinasi dengan polisi merupakan program mudik bersama yang digelar oleh sejumlah perusahaan di Jakarta.

Untuk mengawal 15 ribu pemudik itu, Polda Metro Jaya telah menyiapkan 235 personil untuk memberikan pengawalan dengan roda dua dan empat.

Pemudik bersepeda motor akan dikawal hingga perbatasan wilayah Polda Metro Jaya hingga di perbatasan wilayah dengan Polda Jawa Barat yakni Kabupaten Bekasi.

Memasuki Kabupaten Karawang, pengawalan mudik akan digantikan oleh Polda Jawa Barat untuk  menyusuri jalur Pantura.

Di Karawang, pemudik bersepeda motor akan melewati jalur khusus sepeda motor dengan rute Tanjungpura, Lamaran, Telagasari, Lemah Abang Wadas, Kacepet, Cikalong, dan Jatisari.

Sedangkan ke arah Sumatera, Polda Metro Jaya akan mengawal hingga perbatasan wilayah Polda Banten di Kabupaten Tangerang.

Untuk menjaga keselamatan selama mudik, Polda Metro Jaya menyediakan empat titik pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan kondisi kendaraan yakni di Bekasi, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Tangerang.

Pemudik juga akan diberikan pembekalan tentang tertib berlalu lintas sehingga tidak memacu sepeda motor secara ugal-ugalan di jalan raya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau kepada para pemudik bersepeda motor pemudik agar mengangkut tidak lebih dari dua orang.

ant/fid

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Defisit, Utang, dan Pertumbuhan

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (13/7/2017). Esai ini karya Muhammad Husein Heikal, peneliti di Economic Action (EconAct) Indonesia. Alamat e-mail penulis adalah huseinheikal@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Defisit anggaran diperlebar, utang luar negeri ditambah, maka pertumbuhan ekonomi akan terdongkrak. Begitulah yang bisa…