Selasa, 8 September 2009 11:53 WIB Ah Tenane Share :

Kecelik honor

080909ahtenaneJon Koplo suka menuangkan apa yang dilihat dan dialaminya sepanjang hari lewat catatan di buku hariannya. Banyak pengalaman-pengalaman lucu yang ia alami.
Dan ketika mengetahui di sebuah koran di Solo ada rubrik yang berisi pengalaman lucu dari seseorang, siswa SMA Negeri I Boyolali ini berinisiatif untuk mencoba mengirim salah satu kisah lucunya yang diangkat dari buku hariannya itu.
Setelah beberapa minggu, betapa senang hati Jon Koplo ketika tahu bahwa tulisannya dimuat. Sebenarnya kalau mau bersabar, honor tulisan itu akan dikirim ke alamatnya. Tapi dasar Jon Koplo, ia lebih mantap bila mengambil sendiri langsung di kantornya. Namun karena tak ada kendaraan, Koplo pun mengajak Tom Gembus, temannya, untuk memboncengkannya ke Solo.
”Tenang wae Mbus, Rung tau mangan steak ta? Mengko tak jajakke steak. Soale iki critane arep marani dhuwit,” pamer Koplo.
Gembus pun langsung mak gregah semangat. Dan setiba di kantor harian itu, setelah tanya-tanya Pak Satpam, Koplo lalu masuk menuju resepsionis, sementara Gembus menunggu di luar.
”Selamat siang, Mas. Ada yang bisa saya bantu?” sapa ramah resepsionis bernama Lady Cempluk.
”Saya mau ambil honor dari karya saya yang dimuat hari Senin kemarin, Mbak,” jawab Koplo sambil menyodorkan fotokopi identitasnya.
Lady Cempluk lalu memeriksa tulisan pada edisi dimaksud, kemudian menelepon bagian keuangan. Sesaat kemudian, ”Eh, maaf ya, Mas. Sesuai prosedur, honor tulisan baru bisa diambil empat hari setelah pemuatan. Jadi tidak bisa sekarang…”
Mak judhuerrr…! Koplo langsung kaget dan kecewa berat. Akhirnya, setelah keluar dari kantor harian tersebut, Koplo mengajak Gembus ngeyup dulu di warung mi ayam.
”Lho, piye ta, Plo? Jarene steak, kok mung mi ayam? Nek mung ngene wae ra sah adoh-adoh nyang Solo, Boyolali ya akeh,” protes Gembus. Koplo cuma bisa diam seribu bahasa.  Kiriman Desta Setyawan, Kemusu RT 03/III, Boyolali.

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…