Selasa, 8 September 2009 18:50 WIB News Share :

Bea cukai amankan 2,5 juta potong pakaian selundupan jelang Lebaran

Jakarta–Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Departemen Keuangan berhasil mengamankan pakaian impor ilegal sebanyak 2,5 juta potong menjelang lebaran ini. Pihak Bea Cukai sengaja menggalakkan patroli dalam menghadang serbuan pakaian impor ilegal yang diduga marak menjelang lebaran.

“Kita adakan patroli dan telah ditangkap 3 kapal di Banyuwangi, Pamekasan dan Dumai sebanyak  2,5 juta potong pakaian,” kata Dirjen Bea Cukai Departemen Keuangan Anwar Suprijadi melalui pesan singkatnya kepada detikFinance , Selasa (8/9).

Sebelumnya Ditjen Bea Cukai Jawa Timur telah berhasil menggagalkan penyelundupan pakaian asal Malaysia, yang berhasil diamankan beberapa hari lalu. Di tempat terpisah Ketua Umum Kadin MS Hidayat mengatakan ia mendapat informasi bahwa menjelang lebaran ini banyak penyelundupan impor pakaian ilegal.
Kondisi ini, kata Hidayat, tidak terlepas dari kondisi geografis Indonesia kurang menguntungkan dari sisi pengamaman penyelundupan karena negara kepulauan.

“Dirjen Bea Cukai, kita ingin dia menguasai aparat di bawahnya. Kalau dia (Anwar Suprijadi) very clean ,” ucap Hidayat.
dtc/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…