Senin, 7 September 2009 17:07 WIB News Share :

Pemerintah siapkan Rp 1,4 T rehabilitasi pasca-gempa

Jakarta–Pemerintah telah menjadwalkan tahap rehabilitasi dan rekontruksi pasca gempa Jawa Barat. Pembangunan kembali rumah-rumah warga yang rusak dimulai pertengahan Oktober nanti.

Demikian tutur Menko Kesra Aburizal Bakrie (Ical) tentang hasil rapat terbatas penanganan gempa Jabar. Rapat berlangsung di Istana Bogor, Senin (7/9).

“Untuk sekarang ini kebutuhannya (pembangunan kembali rumah rusak) kira-kira Rp 1,4-1,5 triliun,” jelas Ical.

Dana bantuan pembangunan kembali dari pemerintah pusat tersebut akan diambil dari pos cadangan APBN 2009. Sebab dana di pos bencana dalam APBN 2009 ternyata sudah habis untuk keperluan penanganan berbagai kasus bencana alam di berbagai daerah sebelum ini.

“Kalau dari pemerintah propinsi akan menyediakan Rp 90-an miliar buat keperluan pembangunan kembali,” tambah Gubernur Jabar Ahmad Heriawan pada kesempatan yang sama.

Bedasar data sementara, diketahui jumlah rumah rusak berat dan ringan akibat gempa masing-masing 54 ribu dan 114 ribu buah. Mulai dari proses verifikasi hingga pembangunannya, seluruhnya dijadwalkan akan tuntas pada akhir Februari 2010.

Bantuan dana rekontruksi senilai Rp 1,4-1,5 triliun dari pusat disampaikan melalui gubernur. Selanjutnya bupati akan mengawasi dengan membentuk kelompok-kelompok masyarakat di lokasi bencana yang akan melaksakan pembangunan kembali rumah-rumah yang rusak di daerahnya.

Seluruh proses verifikasi kerusakan, pembagian dana bantuan dari pusat, dan pembangunan kembali diawasi juga oleh kalangan perguruan tinggi. Di dalam gempa Jabar yang dilibatkan untuk melakukan pengawasan adalah ITB dan beberapa universitas lainnya.

dtc/fid

lowongan kerja
lowongan kerja PT.MATARAM MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Ramadan di Bumi Pancasila

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (7/6/2017). Esai ini karya M. Zainal Anwar, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah zainalanwar@gmail.com Solopos.com, SOLO–Di bawah ideologi Pancasila, menjalani puasa Ramadan di Indonesia menyajikan kemewahan luar…