Senin, 7 September 2009 15:34 WIB Karanganyar Share :

Bupati minta aktivitas penambangan dihentikan

Karanganyar (Espos)–Bupati Karanganyar Rina Iriani meminta agar aktivitas galian C liar di Desa Kedung Jeruk, Mojogedang segera dihentikan. Sementara, jika yang bersangkutan berniat mengajukan perizinan penambangan, maka harus dikaji mendalam terkait peruntukkannya.

Pihaknya pun meminta kepada masyarakat sekitar dan juga Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk terus melakukan pengawasan terhadap aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan penambangan, terutama penambangan yang belum berizin.

“Untuk penambangan di Kedung Jeruk, jangan sampai hanya mementingkan kepentingan perseorangan saja. Karena sejak awal, laporan yang kami terima dari masyarakat, aktivitas tersebut dinilai menganggu lingkungan sekitar. Seperti debu, jalan rusak dan sebagainya,” tutur Rina saat ditemui Espos di Pendapa Bupati, Senin (7/9).

Tetapi, lanjut Rina, jika penambangan tersebut diperuntukkan bagi kegiatan yang bermanfaat misalnya persawahan, maka tidak bisa terus disalahkan.
“Silahkan yang bersangkutan, dalam hal ini pemilik tanah, jika memang akan dilanjutkan, segera ajukan permohonan izin, dan dari Pemkab akan mengkaji kelayakan penambangannya.”

Seperti diketahui sebelumnya, akhir pekan lalu Camat Mojogedang, Budi Supriyono SH menghentikan aktivitas penambangan galian C di Kedung Jeruk yang belum berizin. Bahkan, aktivitas tersebut mendapat protes dari warga Kedung Jeruk dan sekitarnya lantaran memunculkan gangguan lingkungan yakni debu.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Didik Joko Bakdono melalui Kasi Sumber Daya Mineral Bidang Pengairan, Aris Martopo mengatakan, memang sejauh ini dari Sekretaris Desa (Sekdes) Kedung Jeruk, Indarjo, selaku pemilik penambangan, belum mengajukan permohonan perizinan penambangan galian C.

haw

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…