Senin, 7 September 2009 17:11 WIB Wonogiri Share :

Anggota DPRD ramai-ramai gadaikan SK

Wonogiri (Espos)–Sejumlah anggota Dewan secara beramai-ramai menggadaikan surat keputusan (SK) untuk mengajukan pinjaman ke Bank Perkreditan Daerah (BPD) Wonogiri,  Senin (7/9). Beragam alasan mewarnai  aksi tersebut.

Suasana gedung DPRD ramai, karena pada hari itu para istri anggota Dewan menyambangi gedung DPRD. Kemudian mereka melanjutkan tujuan ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Wonogiri.

Beberapa anggota Dewan tersipu malu dan enggan berkomentar terkait hal tersebut.

Tetapi ada pula yang mengakui akan menggadaikan SK dan meminjam sejumlah uang. Alasan menggadaikan SK pun beragam mulai untuk kebutuhan Lebaran, pribadi hingga kepentingan konstituen.

Menurut anggota Dewan, Sunarmin, rencananya akan ke BPD untuk pinjam uang, tetapi nominalnya berapa pihaknya belum menentukan. Dia mengatakan, selain untuk kebutuhan lebaran juga untuk memenuhi kepentingan konstituen.

“Ya tunggu teman-teman lainnya, jika mau pinjam ya saya akan pinjam. Berapa nominalnya saja saya belum tahu,” jelasnya didampingi istrinya.

Berdasarkan sumber Espos, ada sekitar 40 anggota Dewan yang telah meminta surat pengantar dari DPRD untuk melakukan peminjaman ke bank.

Sementara itu, menurut salah anggota Dewan lainnya, Sulardi, telah berniat akan menggadaikan SK untuk mengembangkan usaha peternakannya. Dia mengakui pada saat pencalonan sejumlah hewan ternak telah habis untuk biaya.

“Ya, dari sepuluh ekor sapi sekarang tinggal empat, habis untuk njago. Rencananya mau beli sapi, mendekati lebaran pasti penjualannya ramai,” papar dia.

Hal senada diungkapkan anggota Dewan lainnya, Soetarto. Dia mengelak melakukan peminjaman uang untuk kebutuhan Lebaran tetapi peminjaman itu untuk kebutuhan lainnya. Menurut dia, SK telah digadaikan untuk meminjam uang Rp 20 juta untuk memenuhi biaya pembelian mobil.

das

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…