Minggu, 6 September 2009 18:23 WIB Info Mudik Share :

Gelar 250 Pos Pam Lebaran, Polda terjunkan 18.762 personil

Semarang (Espos)–Kepolisian Daerah (Polda) Jateng menggelar 250 pos pengamanan Lebaran 2009 tersebar di seluruh kepolisian wilayah (Polwil) dengan melibatkan sebanyak 18.762 personil Polri.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jateng, Kombes Pol Suwarno menyatakan penempatan pos pengaman (Pos Pam) Lebaran pada lokasi strategis untuk memberikan keamanan kepada masyarakat. “Pos Pam selain memberikan pelayanan pengamanan juga berfungsi sebagai <I>rest area<I> tempat istirahat, pertolongan kesehatan, dan pelayanan pengaduan,” katanya di Semarang, Minggu (6/9).

Keberadan 250 Pos Pam Polda Jateng tersebar di Polwil Pekalongan sebanyak 37 pos, Polwiltabes Semarang (58 pos), Polwil Pati (38 pos), Polwil Banyumas (42 pos), Polwil Kedu (33 pos), Polwil surakarta (32 pos), dan Poltabes Solo (10 pos).

Menurut Suwarno, Pos Pam juga akan melibatkan instansi terkait lainnya yakni TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Saka Bhayangkara, Pemadam Kebaran, Dinas Kesehatan, dan Orari.

“Rencana personil TNI yang terlibat Pos Pam sebanyak 6 satuan setingkat kompi (SSK), Satpol PP 525 orang, Dishub 1.050 orang, Saka Bhayangkara 525 orang, Dinas Kesehatan 1.400 orang, Orari 175 orang,” jelas dia.

Suwarno menambahkan juga polisi akan memberikan perhatian khusus terhadap titik rawan kejahatan, utamanya terhadap angkutan barang dan orang pada saat mudik Lebaran. Jajaran Polda Jateng, sambung ia, telah mengantisipasi 17 titik rawan aksi kejahatan bajing loncat dengan sasaran kendaraan angkutan barang dan orang, yakni Cimohon dan Balai Kambang (Brebes), Lumbir dan Rawalo (Banyumas), Kedung Kelor (Tegal), Ampel Gading (Pemalang), Alas Roban (Batang), Sarang (Rembang).

Selain itu juga Bawen dan Jambu (Kabupaten Semarang), Cepu, Kragan (Temanggung), Dayeuh Luhur (Cilacap), Sambung (Sragen), Tawangmangu (Karanganyar), Ampel (Boyolali), dan Prambanan (Klaten).

“Di titik rawan bajing loncat tersebut ditempatak sejumlah personil Polisi dilengkapi senjata api,” kata Suwarno.
oto

PT. BPRS AL MABRUR KLATEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Anomali Ekonomi Indonesia

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Kamis (3/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Menarik mencermati kondisi perekonomian Indonesia selama tujuh bulan pada 2017 ini. Secara umum…