Sabtu, 5 September 2009 22:15 WIB News Share :

SBY
Saya tak butuh broker politik

Jakarta–Seluruh proses rekrutmen calon anggota Kabinet Indonesia Bersatu II sepenuhnya akan ditangani SBY-Boediono sendiri. Pasangan capres-cawapres terpilih ini mengingatkan semua pihak untuk tidak coba-coba menjadi makelar dalam proses politik tersebut.

Demikian tegas capres terpilih SBY dalam acara berbuka puasa bersama jajaran PD, Sabtu (5/9). Acara petang ini digelar di kediaman pribadi SBY di Cikeas, Kabupaten Bogor.

“Saya pesan betul agar jangan ada yang menjadi broker. Dengan segala kekurangan saya, saya tidak memerlukan broker politik,” ujar SBY.

Namun demikian, SBY dapat memahami bila ada saja peminat posisi menteri yang menyampaikan daftar riwayat hidup kepada dirinya melalui pihak-pihak yang diketahui dekat dengan dirinya. Menurutnya, tindakan tersebut baik-baik saja sepanjang masih merupakan bagian dari usaha yang bersangkutan dalam mewujudkan harapannya.

Kepada pihak yang kebetulan dititipi daftar riwayat hidup seperti ini, SBY meminta untuk tetap sopan menerima dan kemudian memberikan penjelasan tentang kondisi sebenarnya. Tidak lantas justru kemudian memanfaatkan situasi dengan mengobral janji bahwa posisi menteri yang didamba sudah pasti di tangan.

“Kalau ada yang mengantar CV ke kediaman masing-masing, tolong dengan santun terima dan jelaskan. Tapi jangan berjanji ‘Ah…beres saya dekat dengan SBY, nanti malam juga sampai’,” wanti SBY.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….