Sabtu, 5 September 2009 20:36 WIB Wonogiri Share :

Gaji dirampok, polisi masih lakukan penyelidikan

Wonogiri (Espos)–Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus perampokan yang menimpa dua staf kesekretariatan KPU Wonogiri. Selain memeriksa korban, petugas juga memeriksa saksi-saksi dan mendalami tempat kejadian perkara.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan kami meminta pada masyarakat untuk memberitahukan kepada polisi terkait pelaku tersebut. Sekecil apapun informasi dari masyarakat akan menunjang pengungkapan kasus tersebut,” ujar Kapolres Wonogiri AKBP Agus Djaka Santoso, Sabtu (5/9).

Situasi Kantor KPU Wonogiri masih seperti biasa. Pengamanan personel polisi yang ditempatkan di Kantor KPU tidak dilakukan penambahan. Dua personel polisi berjaga di Kantor KPU tersebut sejak rekapitulasi penghitungan suara berakhir sebelum pelantikan anggota DPRD Wonogiri, 13 Agustus lalu.

Kapolres saat Sertijab Kabagops Polres Wonogiri mengatakan pengamaman tetap dilakukan polisi hingga pelantikan Presiden RI bulan Oktober mendatang.
Sementara itu, terpisah Ketua KPU Wonogiri Joko Purnomo mengatakan anggota dan staf KPU sementara tidak menerima honor bulan September.

“Penyelesaian kasus sudah kami serahkan ke kepolisian dan sampai sekarang kami masih menunggu hasilnya.”

Joko mengatakan anggota dan staf KPU telah memahami dan mengerti atas peristiwa perampokan itu.

Diakui oleh Joko, ritme pekerjaan tidak boleh terganggu dengan peristiwa perampokan. Menurutnya dua pegawai tersebut memiliki dedikasi kerja tinggi dan sangat kapabel.

tus

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Kota Penyair Perlawanan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (16/8/2017). Esai ini karya Anindita S. Thayf, novelis dan esais yang tinggal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah bambu_merah@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dalam rangka memperingati hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 1982,…