Jumat, 4 September 2009 16:48 WIB Solo Share :

Tim razia hanya temukan 3 kg daging semi basah

Solo (Espos)–Tim gabungan di bawah koordinasi Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Solo hanya berhasil menemukan sekitar 3 kg daging sapi semi basah dalam operasi yustisi yang digelar Jumat (4/9) dini hari di lima pasar tradisional.

Daging sapi semi basah tersebut ditemukan petugas saat melakukan penyisiran di Pasar Sidodadi, Kleco. Sedangkan di empat pasar tradisional lainnya, yaitu Pasar Nusukan, Pasar Jongke, Pasar Kadipolo dan Pasar Legi, petugas tidak menemukan adanya pedagang yang menjual daging sapi glonggongan. Demikian pula, petugas gabungan dari Dispertan, Satpol PP, Poltabes, Dinas Kesehatan, Kantor Ketahanan Pangan dan Bagian Humas dan Protokol itu, tidak menemukan daging sapi yang tercampur dengan daging babi.

Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dispertan Solo, Bagus Sarwoko, ditemui di kantor dinas setempat Jumat pagi mengungkapkan, ada kecurigaan para pedagang, terutama di Pasar Nusukan, telah mengubah strategi penjualannya untuk menghindari pemeriksaan petugas.

“Waktu kami melakukan pemeriksaan di Pasar Nusukan, kami hanya mendapati pedagang yang berdatangan terlebih dahulu, sementara daging sapinya datang belakangan. Mungkin disembunyikan entah di mana,” kata Bagus.

Namun demikian, di luar dugaan tersebut, Bagus punya pikiran positif bahwa menjelang Lebaran tahun ini memang sudah ada perbaikan. Para pedagang sudah semakin sadar bahwa menjual daging sapi glonggongan adalah ilegal dan pelakunya bisa ditindak secara pidana.

Dia mengatakan, di empat pasar lain yang menjadi sasaran operasi yustisi, dini hari kemarin, semuanya aman.

Senada dikemukakan Kepala Dispertan Solo, drh Weni Ekayanti. Ditemui pada kesempatan yang sama, Weni mengatakan, dari sisi positif hasil operasi yustisi kemarin mungkin memang menunjukkan kecenderungan perbaikan.

shs

Bagian Sirkulasi SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Pelajaran dari First Travel

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (18/8/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO¬†— Ditangkap dan ditahannya Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata (First…