Jumat, 4 September 2009 14:41 WIB Info Mudik Share :

PT KA Daops VI tambah tim terbang

Yogyakarta–PT Kereta Api (KA) Daerah Operasi (Daops) VI Yogyakarta menjelang  Lebaran 2009 menambah  satu tim terbang  untuk mengoptimalkan pemantauan kondisi lintasan rel kereta api.

“Jika sebelumnya hanya ada dua tim terbang, kini ditambah lagi  satu tim untuk mengoptimalkan pemantauan lintasan rel kereta api,” kata Kepala Humas PT KA Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, Jumat (4/9).

Menurut dia, tiga tim terbang ini akan dibagi dalam tiga wilayah pemantauan dan pengawasan, yakni Yogyakarta-Wates, Yogyakarta-Solo dan Solo-Karanganyar.

“Satu tim tambahan tersebut akan bergerak dari Yogyakarta ke Wates,  mereka juga siap setiap waktu untuk mengatasi jika terjadi kerusakan atau masalah di lintasan rel kereta api,” katanya.

Ia mengatakan, tim terbang ini merupakan tenaga ahli yang berpengalaman dalam perbaikan lintasan rel kereta api jika terjadi kerusakan.

“Mereka  adalah orang-orang yang memiliki keterampilan teknik dalam perbaikan lintasan rel kereta api, sehingga jika sewaktu-waktu ada kerusakan lintasan akibat tanah longsor, banjir atau lintasan bergeser, mereka mampu mengatasinya dengan cepat,” katanya.

Eko mengatakan, untuk pengamanan lintasan rel kereta api pihaknya juga meningkatkan ronda malam untuk memantau dan mengawasi jembatan di atas sungai.

“Ada tiga jembatan di sungai yang menjadi perhatian PT KA, yakni jembatan di Bengawan Solo, jembatan di Sungai Progo dan jembatan di Sungai Bogowonto, Purworejo,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya menjamin kondisi perlintasan rel kereta api saat ini layak dan siap mendukung kelancaran  arus mudik dan balik Lebaran 2009.

“Lintasan rel saat ini kondisinya baik, meski demikian kami tetap waspada dan akan  mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,  baik akibat bencana alam maupun kemungkinan ada sabotase,” katanya.

ant/fid

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…