Jumat, 4 September 2009 20:40 WIB Internasional,Sport Share :

Jankovic dan Dementieva tersingkir dari AS Terbuka

New York–Unggulan keempat Elena Dementieva dan unggulan kelima Jelena Jankovic menjadi korban kejutan hari Kamis di AS Terbuka, sementara unggulan utama Dinara Safina harus berjuang keras untuk tetap bertahan, tetapi ia kini menjadi satu-satunya pemain unggulan yang masih bertahan di turnamen tersebut.

Bintang Rusia, Maria Sharapova, dan Svetlana Kuznetsova, terhindar dari kecenderungan kejutan dan melaju ke babak ketiga, tetapi bolah jadi mereka merasa stress karena para favorit di Flushing Meadow mulai berguguran di Stadion Arthur Ashe.

“Anda merasakannya,” kata Sharapova. “Saya melihat beberapa pertandingan keras. Anda tidak ingin menjadi bagian dari itu,” katanya.

Petenis remaja Amerika Serikat (AS), Melanie Oudin, mengabaikan rasa sakit di kaki kirinya untukmembuat kejutan dengan menumbangkan runner-up AS Terbuka 2004, Dementieva, 5-7, 6-4, 6-3, dan membuat petenis Rusia itu tidak dapat mewujudkan mimpinya untuk meraih mahkota pertama Grand Slamnya.

“Tentu mengecewakan. Saya berharap bermain sangat bagus,” kata Dementieva. “Ia memberi perlawanan sangat baik terhadap saya di lapangan. Ia benar-benar memainkan permainan terbaiknya,” katanya.

“Saya hanya bermain dengan rasa tidak takut,” kata Oudin (17), “Saya hanya ingin datang, bermain dan menang,” katanya.

Yaroslava Shevedova, pemain Kazakstan berusia 20 tahun dan berperingkat dunia 55, menggulingkan mantan pemain nomor satu dunia, Jankovic 6-3, 6-7 (4/7), 7/6 (8/6). Runner-up AS Terbuka 2008 itu  berusaha menggagalkan dua match point dan kalah karena pukulan As Shvedova pada match point.

“Saya merasa sangat senang mampu mengalahkan seorang pemain besar di stadion besar,” kata Shvedova.

Setelah pertandingan bintang Serbia, Jankovic, mengatakan ia sedang berkabung atas meninggalnya neneknya Rabu malam dan tidak dapat bermain fokus.

“Kepala saya benar-benar ada di sana, tetapi itu seperti bayangan saya sendiri,” kata Jankovic. “Saya berusaha memikirkan tenis, tetapi sudah terlalu terlambat. Saya benar-benar menderita.

“Ada yang lebih penting dalam kehidupan daripada tenis. Bila Anda memikirkannya, ini hanyalah event kecil dibanding denganseseorang di dalam keluarga Anda yang meninggal dunia,” katanya.

Unggulan utama Safina, yang sedang berusaha meraih Grand Slam pertamanya, harus berjuang keras untuk mengalahkan  peringkat ke-67 dari Jerman, Kristina Barrois 6-7 (5/7), 6-2, 6-3. Petenis Rusia itu melakukan 38 kesalahan sendiri dan 15 kali kesalahan ganda.

Setelah hanya menang tipis dari petenis remaja Australia, Olivia Rogowska, Safina kalah di set pertama  dan servisnya dipatahkan di babak awal di set ketiga.

“Kembali hari yang keras,” kata Safina. “Saya tidak ingin bermain tiga set. Saya tidak ingin kalah di set pertama, tidak ingin dipatahkan servis di babak awal, dan saya ingin terus maju. Saya harus lebih disiplin. Saya ingin mengusahakannya,” katanya.

Juara Prancis Terbuka Kuznetsova, pemain unggulan yang masih bertahan di turnamen tersebut, mengalahkan Anastasija Sevastova dari Latvia 6-4 6-2. Unggulan keenam yang meraih Grand Slam di AS Terbuka 2004 itu tidak pernah menghadapi break point.

Sharapova, mantan pemain nomor satu dunia yang kembali mengikuti turnamen tenis setelah operasi bahu kanannya, mengalahkan pemain remaja AS, Christina McHale 6-2 6-1, dan di babak berikutnya akan menghadapi petenis remaja AS lainnya, Oudin.

Safina di babak selanjutnya akan berhadapan dengan pemain peringkat 72 dari Cheska, Petra Kvitova, yang menyingkirkan pemain peringkat 58 dari Italia, Tahiana Garbin 6-1 6-3.

Enam dari delapan pemain berperingkat lebih tinggi kalah di seksi undian Safina, yang terakhir dari mereka adalah Sabine Lisicki, yang meninggalkan lapangan dengan mencucurkan air mata dan menggunakan kursi roda.

Pemain kualifikasi dari Australia, Anastasia Radionova menyngkirkan Lisicki 6-3, 3-6, 7-5, tetapi pemain Jerman itu mengalami cedera di pergelangan kaki kirinya di pertandingan terakhir dan berteriak kesakitan di lapangan.
Ant/tya

lowongan kerja
lowongan kerja SD IST AL ALBANI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…