Jumat, 4 September 2009 17:29 WIB Sukoharjo Share :

Diduga dibuang, mayat bayi ditemukan di aliran sungai Bengawan Solo

Sukoharjo (Espos)–Sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam keadaan tewas di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di dekat Jembatan Bacem, Grogol, Jumat (4/9). Diduga, bayi malang yang tubuhnya masih terbungkus selaput ari-ari itu sengaja dibuang.

Keterangan yang dihimpun Espos di lapangan, menyebutkan, mayat orok itu diketahui tersangkut di eceng gondok yang tumbuh di tengah kali, tepatnya di perbatasan Dukuh Bacem, Desa Grogol dengan Desa Telukan.

Awalnya, warga setempat, Sukarno Prasinto, 19, yang berniat menyeberangi sungai kaget melihat seonggok daging di sela-sela tanaman eceng gondok.

“Saya kira ikan. Tapi setelah didekati kok kelihatan ada rambutnya. Saya lalu lari ke kampung dan memberitahukan hal itu kepada warga. Kejadiannya tadi sekitar pukul 11.00 WIB,” papar Sukarno
Prasinto saat dijumpai di rumahnya. Menurutnya, kondisi sungai Bengawan Solo akhir-akhir ini dangkal sehingga memungkinkan untuk diseberangi dengan berjalan kaki.

Selanjutnya, aparat kepolisian yang mendapat laporan tentang kejadian itu terjun ke lokasi kejadian. Dalam waktu singkat, jasad bayi dengan berat badan tiga kilogram dan panjang 49 centimeter itu berhasil dievakuasi ke pinggir sungai.

Diperkirakan, bayi itu sudah meninggal dunia satu hingga dua hari sebelum ditemukan. Temuan bayi itu menarik perhatian puluhan warga sekitar yang berdatangan ke TKP.

“Saya penasaran kok ada polisi ke sini. Ternyata ada bayi dibuang ke sungai. Kasihan sekali padahal bayinya kelihatan bersih,” papar Misri, 45, warga Telukan.

Sementara, Kapolres Sukoharjo, AKBP Aan Suhanan melalui Kapolsek Grogol, AKP Agus Setiyono mengungkapkan, jenazah bayi selanjutnya dibawa ke Laboratorium Forensik di Solo untuk diautopsi.

rei

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…