Jumat, 4 September 2009 11:39 WIB News Share :

Andi
Sumbangan Rp 5 miliar dari APBN, bukan dari dana pribadi

Jakarta–Presiden SBY membantah dana Rp 5 miliar yang dia sumbangkan pada korban bencana alam di Cianjur adalah uang pribadi. Kedatangan SBY ke lokasi gempa itu atas nama pemerintah, sehingga dana yang ia sumbangkan pun adalah atas nama pemerintah, bukan atas nama pribadi.

“Sumbangan itu atas nama presiden karena diambil dalam APBN. Memang ada dananya untuk itu (sumbangan),” ujar Jubir Kepresidenan Andi Mallaranggeng, Jumat (4/9).

Menurut Andi tidak benar SBY mengatakan bahwa uang Rp 5 miliar itu uang pribadinya.

“Tidak pernah beliau bicara seperti itu, saya pun tidak pernah bicara seperti itu. Ini sumbangan beliau sebagai pemerintah,” imbuhnya.

Andi mencontohkan, misalnya terjadi bencana di tempat-tempat lain dan didatangi oleh Menko Kesra, itu juga atas nama pemerintah, bukan pribadi.

Sebelumnya saat meninjau lokasi gempa, di Desa Pemayoman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (3/9), SBY menjelaskan sudah menjadi amanat undang-undang, pemerintah harus menyediakan bantuan untuk korban bencana alam.

“Di luar itu (amanat UU), saya bantu Rp 5 miliar buat keperluan logistik tanggap darurat,” ujar SBY saat itu.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…