Kamis, 3 September 2009 16:45 WIB News Share :

Kapolri
Penyaluran dana teroris melalui phone banking

Jakarta–Pola penyaluran dana kelompok teroris bukan hanya melalui cara tradisional seperti menggunakan kurir. Kini tekhnologi perbankan juga digunakan oleh pelaku teror untuk menyalurkan uang.

“Kita jelaskan, karena yang lalu itu by hand by courier, tapi yang sekarang ini kita sudah dapatkan dengan perbankan melalui phone banking dan lain-lain. Sudah kita dapatkan sekarang ini,” kata Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).

Polri pernah mendapat nilai bagus dari Asia Pacific Group soal urusan pelacakan pendanaan teroris. Saat itu dari 455 teroris yang ditangkap, memang terbukti tidak menggunakan jasa perbankan.

“Kita dapat penilaian no complain. Tapi mungkin polanya sekarang berubah, sehingga kita dalami,” jelasnya.

dtc/fid

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…