Kamis, 3 September 2009 17:20 WIB News Share :

Kapolri minta maaf soal SP3 kasus Lapindo

Jakarta–Polri menyadari banyak pihak yang kecewa atas dihentikannya penyidikan atas kasus Lapindo. Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri pun meminta maaf atas keluarnya surat penghentian penyidikan perkara (SP3) itu.

“Kemudian terakhir untuk Bu Eva (Eva Sundari-anggota DPR) mohon maaf Bu untuk Lapindo,” ujar Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9).

Menurut Kapolri, keputusan pahit itu diambil karena setelah rapat dengan Kejagung, berkas ditolak.

“Kita harus ambil keputusan ini karena sudah bolak-balik bolak-balik, kan harus ada keputusan hukum. Ya sudah kita putuskan,” terangnya.

Namun Kapolri mempersilakan jika ada pihak yang mau mempraperadilkan kasus itu jika ada novum baru.
“Tetapi prinsipnya kita sudah duduk satu meja dengan teman kita (Kejaksaan) tetapi tetap ditolak juga. Seperti kasus di Riau yang lalu sehingga kita buatkan SP3,” kata dia.

Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menghentikan penyidikan kasus luapan Lumpur di Kecamatan Porong, Sidoarjo. Polda Jatim beralasan bahwa kasus Lapindo kurang bukti apabila diseret ke tindak pidana.

dtc/fid

lowongan kerja
lowongan kerja Grains & Dough restaurant, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

rabu 31 mei

Kolom

GAGASAN
Bung Karno, Lenso, Cha Cha Cakrabirawa

Gagasan ini dimuat Solopos edisi Jumat (2/6/2017). Esai ini karya Albertus Rusputranto P.A., pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah titusclurut@yahoo.co.uk Solopos.com, SOLO — Cakrabirawa adalah nama kesatuan pasukan penjaga Istana…