Kamis, 3 September 2009 17:06 WIB Klaten Share :

Janjikan kerja, oknum wartawan divonis lima bulan

Klaten (Espos)–Gara-gara menjanjikan kerja seorang warga Klaten di salah satu Perusahaan Daerah (PD) milik Pemkab setempat, seorang oknum wartawan, Bambang Kristanto,56, dijatuhi hukuman pidana penjara selama lima bulan, Kamis (3/9).

Pria yang juga menjadi petinggi tabloid dwi mingguan <I>Lacak<I> itu dijatuhi hukuman oleh majelis hakim diketuai Kun Miyarso. Dalam siding yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) setempat, majelis hakim menyatakan terdakwa dengan sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana penipuan terhadap seorang warga Klaten.

Hal itu diperkuat oleh keterangan para saksi yang hadir dalam persidangan. Hal-hal yang memberatkan terdakwa, jelas hakim, diantaranya adalah terdakwa pernah dipenjara atas kasus pencemaran nama baik. “hal yang meringankan adalah selama persidangan, terdakwa berperilaku sopan,” ujar majelis.

Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang diwakili Hanung Dwi Atmoko mengaku tak keberatan. Kendati vonis tak sesuai dengan tuntutan JPU yang mencapai tujuh bulan, namun, jelas Hanung, vonis yang dijatuhkan telah melebihi separuh dari tuntutan mereka. “Kami menerima vonis majelis,” lanjutnya.

Terdakwa, Bambang Kristanto, juga mengaku menerima putusan majelis itu. Dia saat ditanya majelis hakim, mengaku tidak akan mengajukan keberatan.

haa

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…