Kamis, 3 September 2009 15:50 WIB Info Mudik,Boyolali Share :

Hadapi Lebaran, Puskesmas siaga 24 jam

Boyolali (Espos)–Dalam rangka pengamanan arus mudik lebaran tahun ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali akan menerjunkan 100 tenaga medis yang akan disiagakan di 29 Puskesmas, posko dan RS di seluruh wilayah di Boyolali. Mulai H-7 hingga H+7 seluruh Puskesmas diinstruksikan untuk siaga 24 jam.

Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo, Kamis (3/9) mengungkapkan, langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan selama lebaran. Kesiagaan Puskesmas selama 24 jam dilakukan guna memberikan pelayanan medis kepada masyarakat pedesaan secara optimal.

Sementara bagi masyarakat di perkotaan, lanjutnya, tiga rumah sakit daerah juga sudah disiapkan untuk siaga 24 jam. Tiga RS tersebut yakni RSU Pandan Arang, RSU Banyudono dan RSU Simo.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan tiga RS swasta dan meminta agar siaga 24 jam untuk melayani pemudik di jalur alternatif,” ujarnya. Tiga RS dimaksud adalah RS Haji Busro yang melayani pemudik di jalur alternatif Sruwen-Karanggede-Sragen, RS Umi Barokah di kecamatan Boyolali dan RS Al Amien di Kecamatan Mojosongo.

Selain tenaga medis, Yulianto juga mengatakan pihaknya sudah menyiapkan persedian obat-obatan yang akan dibutuhkan.

kha

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…