Rabu, 2 September 2009 20:29 WIB Issue Share :

Polisi tuding Deddy Corbuzier pembohong

Jakarta–Pesulap Deddy Corbuzier diperiksa Badan Intelijen Keamanan (Ba Intelkam) Mabes Polri karena dicurigai memiliki senjata api ilegal. Penyebabnya saat perayaan HUT ke-20 RCTI pada 24 Agustus 2009 lalu, Deddy dan anak buahnya menenteng benda mirip pistol. Setelah diperiksa, Deddy ternyata berbohong.

“Saat acara berlangsung dia bilang kalau itu pistolnya beneran. Pas kita periksa, ternyata replika, berbohong dia. Katanya itu bagian dari sulap, sulapnya juga kita periksa ternyata triknya berbau bohong,” jelas Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Saleh Saaf, Kepala Badan Intelkam Mabes Polri, saat ditemui di kantornya Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (2/9) malam.

Irjen Pol Saleh menyayangkan perilaku Deddy yang membuat kekhawatiran di masyarakat. Apalagi ia sempat menyebutkan kalau sejumlah anak buahnya yang menenteng benda mirip pistol adalah anggota Polri.

“Dia bilang seolah-olah itu anggota polisi, ternyata berbohong juga dia,” imbuhnya.

Mabes Polri hanya memeriksa Deddy sebagai saksi. Polri pun tidak akan menuntut Deddy karena telah mencatut Korps Bhayangkara itu dalam pertunjukkannya.

“Nggak usah lah, dia sudah minta maaf kok kalau dia salah. Yah kita maafkan, ini kan bulan puasa,” tandasnya.

dtc/tya

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…