Rabu, 2 September 2009 15:08 WIB Klaten Share :

Polisi fokus usut otak penyegelan balaidesa Jambu Kidul

Klaten (Espos)–Aparat Polres Klaten memfokuskan penyelidikan kasus atau perkara perbuatan tidak menyenangkan di Jambu Kidul, Ceper, pada siapa pelaku utama atau otak penyegelan Balaidesa setempat.

Indikasi tersebut dapat dilihat dari daftar pertanyaan yang diajukan penyidik Polres kepada beberapa warga Jambu Kidul yang telah memenuhi panggilan pemeriksaan atas kapasitas mereka sebagai saksi.

“Pertanyaan yang diajukan seragam yakni tentang siapa yang memerintahkan penyegelan dan siapa perencana aksi massa,” ujar Pengasuh Ponpes Sendang Mangli, Jambu Kidul, KH Ali Saifuddin yang ikut memberikan dukungan moral di Mapolres saat beberapa warga diperiksa, Rabu (2/9) siang.

KH Ali menuturkan, para saksi yang dimintai keterangan polisi kompak menjawab bahwa penyegelan merupakan reaksi spontan lantaran saat itu merasa kecewa tidak berhasil bertemu dengan Kepala Desa (Kades) Wiyanti. Pada bagian lain, Koordinator Kawulo Alit Pemberantas Korupsi (KPK) Jambu Kidul, Wahyu Wijayanto menurut rencana akan dimintai keterangan oleh polisi Kamis (3/9) ini.

Wahyu merupakan satu dari total 15 warga Jambu Kidul yang dipanggil polisi sebagai saksi penyegelan balaidesa.

Wahyu merasa yakin, pemanggilan dirinya oleh polisi terkait aksi penyegelan Balaidesa Jambu Kidul. Untuk itu dia telah menyiapkan jawaban mengenai latar belakang, serta kronologis aksi massa yang berakhir dengan penyegelan balaidesa itu. Pada prinsipnya, tegas dia, penyegelan balaidesa tidak masuk dalam rencana aksi warga saat itu.

“Ketika itu kami hanya ingin bertemu dengan Kades Wiyanti untuk menanyakan perihal penyaluran dana rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) susulan 2006. Tapi lantaran Kades tidak ada, warga menjadi gusar lalu menyegel balaidesa,” paparnya.

kur

Distributor Simas & Bimoli, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Leave a Reply

Kolom

GAGASAN
Jangka Kamardikan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (15/8/2017), karya Bandung Mawardi dari Bilik Literasi. Alamat e-mail bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Setahun setelah peristiwa bersejarah, proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, terbit buku berjudul Djangka Djajabaja Sempoerna dengan Peristiwa Indonesia Merdeka garapan…